Ketua Pemuda Muhammadiyah: Jangan Sebut Amien Rais Sebagai Pelaku Korupsi

Dahnil-Anzar-Simanjuntak
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak. (foto: google images)

JAKARTA, harianpijar.com – Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan merasa perlu membela Amien Rais yang disebut menerima duit hasil korupsi alat kesehatan (alkes).

Menurut Dahnil, Amien Rais yang juga Ketua Majelis Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) itu bukanlah pelaku pidana.

Karena, ditegaskan Dahnil, menerima aliran dana tidak serta-merta bisa dianggap pelaku korupsi. Apalagi, pemberian uang dari Soetrisno Bachir ke Amien Rais merupakan donasi sukarela tanpa motif jahat.

“Tapi, sahabat karib yang saling support agenda sosial kemanusiaan,” kata Dahnil, Minggu 4 Juni 2107.

Lebih lanjut, ditegaskan Dahnil, dirinya juga menyoroti surat tuntutan yang disusun jaksa penuntut umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari yang menjadi terdakwa dalam kasus korupsi alkes.

Baca juga:   Soal Kisruh PAN, Palu Sidang Yang Hilang Saat Rapat Belum Ditemukan

Menurutnya, surat tuntutan itu tidak sedikit pun menguraikan peran dan motif mantan ketua MPR yang dikenal juga sebagai tokoh reformasi itu.

“Apakah sebagai pelaku yang turut melakukan, atau menyuruh melakukan, atau membujuk melakukan dengan menggunakan pengaruh,” tegas Dahnil.

Selanjutnya, Dahnil juga mengatakan, Amien Rais dan Soetrisno Bachir sudah bersahabat baik sejak lama. Karenanya, Amien Rais tidak berprasangka buruk ketika pengusaha yang pernah memimpin PAN itu mengirim uang.

“Karena prasangka baik tersebut bisa jadi Pak Amien Rais tak mengerti asal asul uang donasi itu,” kata Dahnil.

Hanya saja, menurutnya, saat ini Amien Rais dalam posisi tidak bisa melakukan pembuktian terbalik atas tuduhan sebagai penerima uang hasil korupsi. Karena, mantan ketua PP Muhammadiyah itu bukan sebagai pihak yang dijerat secara hukum ataupun berperkara.

Baca juga:   Tanggapi Tudingan Zalim Adik Imam Nahrawi, KPK Pastikan Ada Dua Alat Bukti

Untuk itu, dijelaskan Dahnil, bahwa Amien Rais bukanlah pelaku korupsi. “Betapa tidak pantas penghakiman dialamatkan kepadanya dan stop upaya fitnah seolah Pak Amien Rais melakukan praktik korupsi,” tandas Dahnil.

Seperti diberitakan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK saat menyampaikan tuntutan kepada Siti Fadilah Supari membeberkan aliran uang hasil korupsi alkes. Di antaranya ada Rp 600 juta yang mengalir ke Amien Rais melalui Yayasan Soetrisno Bachir atau Soetrisno Bachir Foundation (SBF).

SUMBERJPNN

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar Anda!
Masukkan nama Anda disini