MUI: Persekusi Tak Boleh Dilakukan Kelompok Masyarakat, Polisi Diminta Segera Bertindak

zainut-tauhid
Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid, dirinya meminta agar aparat kepolisian cepat menindak jika ada yang melakukan persekusi.

JAKARTA, harianpijar.com – Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid dengan tegas menolak adanya praktik persekusi yang dilakukan oleh kelompok masyarakat. Lain itu, dirinya menyarankan agar melaporkan saja jika ujaran kebencian yang diunggah seseorang.

“Persekusi atau pemburuan sewenang-wenang terhadap seorang atau sejumlah warga untuk disakiti atau dipersulit hak-haknya tidak boleh dilakukan oleh kelompok masyarakat,” kata Zainut Tauhid, Jumat, 2 Juni 2017 malam.

Baca juga:   Berpotensi Timbulkan Kerumunan, MUI Imbau Salat Idulfitri di Rumah

Menurut Zainut Tauhid, persekusi biasanya terjadi karena adanya postingan seseorang di media sosial yang bermuatan ujaran kebencian, fitnah, hingga penghinaan. Hal ini, yang kemudian memicu kemarahan kelompok tertentu.

“Untuk hal tersebut MUI meminta kepada semua pihak khususnya kepada kelompok masyarakat yang ingin melaksanakan tugas dakwah ‘amar ma’ruf nahi munkar’, hendaknya dalam melaksanakan tugas dakwah sesuai dengan koridor hukum, dan tidak boleh dengan cara-cara yang melanggar hukum,” kata Zainut Tauhid.

Baca juga:   MUI: HTI Masih Lakukan Gerakan Bawah Tanah untuk Rekrut Anggota

Lebih lanjut, dikatakan Zainut Tauhid, dirinya juga meminta agar aparat kepolisian cepat menindak jika ada yang melakukan persekusi. “Sebaliknya, oknum yang melakukan ujaran kebencian juga harus ditindak oleh polisi,” tandas Zainut Tauhid.

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar