Kapolri: Polisi Akan Hukum Secara Langsung Pelaku Persekusi

Tito-Karnavian
Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

JAKARTA, harianpijar.com – Kepolisian Republik (Polri) memastikan akan memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat, khususnya korban tindakan persekusi.

Menurut Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Polri akan memproses hukum secara langsung kepada para pelaku persekusi.

“Polisi yang tidak berani, polisi yang tidak memberi perlindungan kita akan berikan tindakan tegas. Saya tidak akan segan-segan untuk mencari dan memindahkan, ganti dengan orang yang lebih tegas,” kata Jenderal Tito Karnavian usai buka puasa bersama di rumah Ketua MPR Zulkifli Hasan, Jakarta, Jumat 2 Juni 2017.

Lebih lanjut, ditegaskan Jenderal Tito Karnavian, pihaknya juga akan memonitoring media sosial (medsos) melalui tim siber Mabes Polri. Lewat patroli internet, dirinya memerintahkan untuk mencegah adanya tindakan persekusi.

Baca juga:   Kapolri Minta Pengedar 1,2 Juta Pil Ekstasi Dijatuhkan Hukuman Mati

“Kita ada elemen patroli internet yang saya perintahkan untuk membuka saluran di siber. Kalau nanti ada yang merasa diancam apalagi dengan kekerasan fisik terutama, maka silahkan nanti melapor kepada kepolisian dan kita akan memberi perlindungan,” tegas Jenderal Tito Karnavian.

Sebelumnya, penyidik Polda Metro Jaya telah menetapkan Abdul Majid (22) dan Mathusin (57), menjadi tersangka. Lain itu, keduanya diduga melakukan persekusi terhadap anak berinisial PMA  (15), di Cipinang Muara, Jakarta Timur.

Baca juga:   Fakta Tewasnya Penghuni Apartemen Laguna Mulai Terungkap

Sementara, kedua tersangka mempunyai peran berbeda, Abdul Majid berperan memukul dengan tangan kirinya ke pipi kanan korban sebanyak tiga kali. Sedangkan Mathusin memukul kepala korban dengan tangan kanannya satu kali. Selain itu, penyebabnya, pernyataan PMA yang disampaikan melalui Facebook, dianggap menghina Rizieq Shihab.

Akibatnya, kedua pelaku ditangkap setelah polisi menerima laporan dari keluarga korban pada Kamis 1 Juni. Para pelaku dijerat pasal berlapis yakni Pasal 80 Ayat 1 jo Pasal 76c UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 170 KUHP.

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar