Kapolda Metro: Polri Resmi Mohon dan Minta Interpol Untuk Tangkap Rizieq Shihab

kapolda-metro
Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan, sudah diajukan kemarin (Rabu). Dijelaskan di situ fakta-fakta, saksi ahli, dan sebagainya.

JAKARTA, harianpijar.com – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengajukan permohonan penerbitan red notice atau permintaan kepada Interpol di seluruh dunia untuk menangkap pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

Menurut Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan, permohonan tersebut diajukan ke Divisi Hubungan Internasional Polri setelah penyidik melangsungkan gelar perkara dengan Badan Reserse Kriminal Bareskrim (Bareskrim) Polri, Rabu 31 Mei 2017. Selanjutnya, permohonan tersebut akan diajukan kepada Interpol.

“Sudah diajukan kemarin (Rabu). Dijelaskan di situ fakta-fakta, saksi ahli, dan sebagainya,” kata Irjen Mochamad Iriawan di Polda Metro Jaya, Jumat 2 Juni 2017.

Baca juga:   Hotman Paris Soal Diminta Jadi Pengacara Habib Rizieq: Saya Terlalu Sibuk

Lebih lanjut, ditegaskan Irjen Mochamad Iriawan, pihaknya belum mengetahui apakah permohonan tersebut disetujui atau tidak oleh Interpol.

Selain itu, juga menurut Irjen Mochamad Iriawan, Interpol masih menunggu mengkaji permohonan penerbitan red notice terhadap tersangka Rizieq Shihab dalam kasus dugaan percakapan berkonten pornografi yang diduga tengah berada di Arab Saudi itu.

“Kami masih tunggu di Interpol apakah red notice itu dikabulkan atau tidak,” kata Irjen Mochamad Iriawan.

Baca juga:   Ketua Tim Bantuan Hukum FPI Nilai Penggunaan Pasal Penghasutan ke Habib Rizieq Dipaksakan

Seperti diberitakan, polisi telah menetapkan tersangka terhadap Rizieq Shihab dan seorang perempuan, Firza Husein, terkait dugaan penyebaran percakapan dan foto vulgar.

Akibatnya, Rizieq Shihab dijerat Pasal 4 ayat 1 junto Pasal 29 dan atau Pasal 6 junto Pasal 32 dan atau Pasal 9 junto Pasal 34 Undang Undang RI nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar