ACTA
Ketua ACTA Kris Ibnu Wahyudi, rekan kami dari ACTA adalah pelapor pertama yang melaporkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ke Bareskrim Mabes Polri. Kemudian ditindaklanjuti oleh Habib sampai akhirnya pengadilan memutuskan Ahok secara sah terbukti bersalah dan dihukum penjara.

JAKARTA, harianpijar.com – Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) menyatakan dukungan kepada pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab yang kini telah ditetapkan menjadi tersangka atas kasus pornografi.

Menurut Ketua ACTA Kris Ibnu Wahyudi mengatakan, dukungan tersebut karena mereka merasa seperjuangan terkhusus dalam membawa kasus penodaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ke meja hijau.

“Seperti diketahui, bahwa rekan kami dari ACTA adalah pelapor pertama yang melaporkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ke Bareskrim Mabes Polri. Kemudian ditindaklanjuti oleh Habib sampai akhirnya pengadilan memutuskan Ahok secara sah terbukti bersalah dan dihukum penjara,” kata Kris Ibnu Wahyudi pada konferensi pers ACTA di kawasan Kuningan, Jakarta, Kamis 1 Juni 2017.

Baca juga:   Polri Tantang Veronica Koman Tunjukkan Bukti Soal Ancaman Pembunuhan

Bahkan, dijelaskan Kris Ibnu Wahyudi, kedekatan ACTA dan Riziq Shihab bagaikan ikan dan air. “Jadi antara Habib (Rizieq Shihab-red) dengan ACTA itu bagaikan ikan dan air,” jelas Kris Ibnu Wahyudi.

Lebih lanjut, dikatakan Kris Ibnu Wahyudi, Rizieq Shihab tidak patut menjadi tersangka karena tidak memproduksi dan membuat chat yang selama ini dijadikan bukti.

“Kalau kasus pornografi kami tidak setuju tidak memproduksi dan membuat kan tidak pemain karena diragukan chatingan pasca disitanya HP (handphone) milik Firdaus Sen, diragukan,” kata Kris Ibnu Wahyudi.

Sementara, mereka juga menanti dimulainya tahap praperadilan untuk membuktikan kebenaran tokoh yang mereka dukung itu. “Kami akan uji di praperadilan apakah memang benar atau tidak SOP polisi itu melakukan penyelidikan tentang kasus ini,” tegas Kris Ibnu Wahyudi.

Baca juga:   Survei SMRC: Warga Yang Anggap Ahok Menodai Agama Menurun

Seperti diberitakan, Rizieq Shihab diduga terlibat dalam kasus percakapan (chat) mesum dengan orang yang diduga Firza Husein.

Sedangkan, Rizieq Shihab ditetapkan sebagai tersangka terkait percakapan WhatsApp diduga berkonten pornografi dengan Firza Husein.

Akibat, dalam kasus ini Rizieq Shihab dijerat Pasal 4 ayat 1 juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6 juncto Pasal 32 dan atau Pasal 9 juncto Pasal 34 Undang Undang RI nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

BERITA PILIHAN

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar