Hakim Agung Artidjo Adili Jessica Kumala Wongso, Pengacara: Apapun Putusannya Kami Hormati

jessica-otto
Otto Hasibuan, saya percaya pada Mahkamah Agung (MA) siapapun hakimnya saya percaya dan kami siap terima. Kami hormati apapun nanti putusannya.

JAKARTA, harianpijar.com – Kuasa hukum Jessica Kumala Wongso, Otto Hasibuan mengatakan pihaknya percaya kepada Mahkamah Agung (MA), karena itu siapapun hakimnya dan apapun putusannya pihaknya siap menerima.

Hal itu disampaikan, karena berkas kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso memasuki tahap kasasi. Sementara, hakim agung Artidjo yang dikenal killer ini langsung turun tangan menangani perkara yang heboh tahun 2016 lalu.

“Saya percaya pada Mahkamah Agung (MA) siapapun hakimnya saya percaya dan kami siap terima. Kami hormati apapun nanti putusannya,” kata kuasa hukum Jessica Kumala Wongso, Otto Hasibuan, saat dikonfirmasi, Rabu 31 Mei 2017.

Baca juga:   AHY Buka Pintu ke Mantan Kader Penggugat AD/ART yang Sadari Kesalahan

Menurut Otto Hasibuan, seluruh hakim agung di MA adalah orang yang terpilih. Lain itu, pengalaman para hakim agung di dunia peradilan, tidak perlu diragukan lagi. Bahkan, menurutnya majelis kasasi nanti pasti akan memutus sesuai rasa keadilan.

“Mereka ini yang mulia, mereka adalah orang-orang terpilih. Jadi kita pasti percaya pada mereka. Apalagi Pak Artidjo,” kata Otto Hasibuan.

Lebih lanjut, dijelaskan Otto Hasibuan, materi dalam memori kasasi sedikit berbeda dengan materi memori banding. Karena itu, menurutnya, pihaknya menaruh poin-poin tentang kesalahan penerapan hukum yang dilakukan hakim di banding dan tingkat pertama di dalam materi kasasinya.

“Jadi ada perbedaan antara materi banding dengan kasasi yang kami ajukan,” jelas Otto Hasibuan.

Baca juga:   Soal Penangguhan Ahok, Mendagri: Diterima Penangguhan, Ahok Tetap Non Aktif

Seperti diberitakan, Jessica Kumala Wongso didakwa membunuh Wayan Mirna Salihin yang meninggal dunia di Kafe Olivier, Grand Indonesia, Jakarta pada 6 Januari 2016. Kematian Wayan Mirna Salihin mengarahkan polisi ke diri Jessica Kumala Wongso dan menetapkan Jessica Kumala Wongso sebagai tersangka pembunuhan tunggal.

Sementara, di tingkat pertama, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) menjatuhkan hukuman 20 tahun penjara kepada Jessica Kumala Wongso. Selanjutnya Jessica Kumala Wongso mengajukan banding. Namun, Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta menguatkan putusan PN Jakpus Nomor 777/Pid.B/2016/PN.Jkt.Pst pada 27 Oktober 2016.

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar