Ditjen Imigrasi Pastikan Rizieq Shihab Gunakan Paspor Sendiri

rizieq-shi-3
Kasubbag Humas Ditjen Imigrasi Arvin Gumilang, petugas imigrasi tidak bertugas menanyakan tujuan termasuk memeriksa visa seseorang yang hendak ke luar negeri. Jika ada itu merupakan spontanitas petugas.

JAKARTA, harianpijar.com – Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM memastikan Rizieq Shihab menggunakan paspornya sendiri untuk kepergiannya ke luar negeri. Sementara, Ditjen Imigrasi tidak mengetahui tujuan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) mengunjungi negera itu.

“Ya, data perlintasannya ada. Yang kita dapat informasinya itu keluarnya (Rizieq Shihab) bulan April menuju Saudi Arabia. Tujuannya apa kan tidak ada, dalam sistem juga tidak ada,” kata Kasubbag Humas Ditjen Imigrasi Arvin Gumilang saat dikonfirmasi, Selasa 30 Mei 2017.

Menurut Arvin Gumilang, petugas imigrasi tidak bertugas menanyakan tujuan termasuk memeriksa visa seseorang yang hendak ke luar negeri. Jika ada itu merupakan spontanitas petugas.

Baca juga:   Karena Ada Opsi Lain, Polda Metro Tidak Ajukan Pencabutan Paspor Rizieq Shihab

Lebih lanjut, ditegaskan Arvin Gumilang, imigrasi tidak bisa memastikan kepergian Rizieq Shihab ke Arab Saudi apakah untuk umrah atau hanya kunjungan. Karena, jika umrah seharusnya dirinya menggunakan agen travel, berangkatnya pun pasti bersama rombongan.

“Kita tidak bisa memastikan rombongannya Rizieq Shihab atau tidak. Sebab, banyak orang yang menggunakan pesawat yang sama di jam yang sama. Sulit kalau seperti itu,” kata Arvin Gumilang.

Sebelumnya, kuasa hukum GNPF-MUI, Kapitra Ampera, mengatakan Rizieq Shihab sedang menyelesaikan studi disertasi di Malaysia usai ibadah umrah di Arab Saudi.

Sementara, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, mengatakan, Rizieq Shihab sudah dua kali mangkir dari panggilan penyidik. Lain itu, Rizieq Shihab diduga tersandung kasus percakapan pornografi yang melibatkan Firza Husein.

Baca juga:   Kuasa Hukum: FPI Keukeuh Kasus Hukum Rizieq Shihab Kriminalisasi dan Rekayasa

“Yang terpenting sudah kirim surat ke sana, dia kan di luar negeri, berarti nanti kita tinggal menjemput secara paksa yang bersangkutan,” kata Kombes Argo Yuwono.

Selain itu, menurut Kombes Argo Yuwono, penyidik sudah melayangkan surat panggilan kedua untuk memeriksa Rizieq pada 8 Mei. Dalam surat itu penyidik menjadwalkan pemeriksaan Rizieq Shihab pada 10 Mei. Rizieq Shihab tidak datang. “Kita tunggu. Kalau nanti ada, segera kita bawa,” kata Kombes Argo Yuwono.

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar