Kuasa Hukum Rizieq Shihab Sebut Jokowi Dibelakang Kasus Yang Menjerat Kliennya

eggi-sudjana
Eggi Sudjana, ini problemnya adalah politik balas dendam dari dua hal penting kekalahan Ahok di Pilkada dan dipenjara kasus penodaan agama. Ini substansinya. Di belakang semua ini kami menilai adalah Presiden Jokowi.

JAKARTA, harianpijar.com – Pengacara pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, Eggi Sudjana mengatakan kasus yang menjerat kliennya diyakini merupakan langkah pemerintah mengkriminalisasi ulama.

Menurut Eggi Sudjana, bahwa kasus ini mencuat karena pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat kalah dalam Pilkada DKI Jakarta serta penetapan tersangka Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

“Ini problemnya adalah politik balas dendam dari dua hal penting kekalahan Ahok di Pilkada dan dipenjara kasus penodaan agama. Ini substansinya. Di belakang semua ini kami menilai adalah Presiden Jokowi,” jelas Eggi Sudjana.

Lebih lanjut, dikatakan Eggi Sudjana, dugaan keterlibatan Jokowi dalam pengusutan kasus ini terlihat ketika membiarkan polisi melanjutkan pengusutan kasus ini. Padahal baginya, Rizieq Shihab sama sekali tidak terlibat dalam kasus ini.

Baca juga:   Usul Penuntutan KPK Dihapus, Jaksa Agung Dinilai Melawan Presiden Jokowi

Selanjutnya, juga ditegaskan Eggi Sudjana, kriminalisasi juga dilakukan pada kasus Sekjen FUI, Muhammad Al Khaththath, jubir FPI Munarman, dan Ketua GNPF-MUI, Bachtiar Nasir.

Karena itu, Eggi Sudjana mengatakan, dirinya meminta Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) untuk turun tangan dalam kasus ini. Lain itu, tim kuasa hukum Rizieq Shihab meminta Presiden Jokowi menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Baca juga:   Soal Rizieq Shihab, Menkumham: WNI yang Ingin Pulang Pasti di Terima

“Kita minta Jokowi dengan hormat memerintahkan kepada Kapolri untuk menghentikan atau mengeluarkan SP3, atau kriminalisasi kepada ulama dan aktivis segera diakhiri,” kata Eggi Sudjana.

Seperti diberitakan, sebelum Rizieq Shihab jadi tersangka Firza Husein lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka pada 16 Mei lalu. Akibat dari kasus ini, Firza Husein dan Rizieq Shihab dapat disangka melanggar Pasal 4 ayat 1 juncto pasal 29 dan/atau pasal 6 juncto pasal 32 dan/atau pasal 8 juncto pasal 34 Undang Undang RI nomor 44 Tahun 2008 tentang pornografi dengan ancaman penjara di atas 5 tahun.

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar