Kuasa Hukum: Pihak Ahok Siap Hadapi Banding Jaksa Penuntut Umum

ahok-1-4
Kuasa Hukum Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) I Wayan Sudirta, kliennya siap menghadapi banding jaksa apabila sudah bergulir di persidangan, demikian juga pihak kuasa hukum.

JAKARTA, harianpijar.com – Pengadilan Tinggi DKI Jakarta sudah menetapkan majelis hakim atas banding perkara Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang diajukan oleh jaksa. Lain itu, pihak Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) juga mengaku siap menghadapinya.

“Tidak ada masalah, kita tidak mengintervensi kejaksaan, hak masing-masing. Siap betapa pun pahitnya,” kata kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), I Wayan Sudirta saat dikonfirmasi, Sabtu 27 Mei 2017.

Menurut I Wayan Sudirta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sendiri sudah mencabut banding yang diajukan terkait vonis PN Jakarta Utara terhadap dirinya dalam kasus penodaan agama. Namun, pihak jaksa perkara Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) masih terus melanjutkan banding.

Selain itu, ditegaskan I Wayan Sudirta, pihaknya tak ada persiapan khusus dari Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) soal banding ini. Dirinya juga menyatakan, kliennya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) siap menghadapi banding jaksa apabila sudah bergulir di persidangan. Demikian juga pihak kuasa hukum.

“Ndak apa-apa biarin aja, kita tidak intervensi jaksa. Tidak masalah, tidak harus sama (pencabutan banding),” kata I Wayan Sudirta.

Lebih lanjut, I Wayan Sudirta mengatakan, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sudah legawa dengan segala proses hukum yang harus dihadapinya. Namun, menurutnya bukan berarti Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) merasa kalah melainkan karena dirnya mengalah demi kepentingan bangsa.

Baca juga:   Jusuf Kalla: Hasrat Pembebasan Ahok Hanya Sikap Pribadi Beberapa Anggota PBB

“Dia baru marah kalau ada hal yang merugikan warga. Dia dijadikan tersangka, terdakwa, dengan jiwa besar dihadapi, diberi putusan tidak adil, ditahan walau pahit, dia hadapi. Orangnya sangat kuat. Kalah pilgub dia hadapi,” kata I Wayan Sudirta.

“Kalau ndak mampu berdamai dengan keadaan, nggak mungkin beliau cabut banding. Dia tidak merasa kalah tapi mengalah,” lanjut I Wayan Sudirta.

Selain itu, I Wayan Sudirta juga menjelaskan, dirinya bersama tim kuasa hukum berencana akan menjeguk Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Rutan Mako Brimob dan akan membahas mengenai banding dari jaksa, pada 30 Mei 2017 pekan depan.

“Kita nunggu perkembangan, Selasa depan ketemu pak Ahok, untuk membahas selanjutnya gimana, berdiskusi, kita dengar omongan pak Ahok. Untuk lain-lainnya juga, kalau ada masukan, informasi, kita diskusikan,” jelas I Wayan Sudirta.

Menurut I Wayan Sudirta, kondisi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sendiri di tahanan, sangat baik dan jauh lebih fit dari sisi fisik.

“Secara fisik makin singset, berisi, karena olahraga 3 jam sehari, lebih banyak olahraga, banyak membaca, berdoa, menulis,” kata I Wayan Sudirta.

Seperti diberitakan, Pengadilan Tinggi DKI sudah menetapkan majelis hakim banding perkara Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Lain itu, majelis hakim banding akan mempelajari berkas perkara Ahok, yang dihukum 2 tahun penjara karena bersalah melakukan penodaan agama di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Baca juga:   Febri Diansyah: KPK Sita Sejumlah Dokumen Terkait OTT Jaksa Kejati Bengkulu

“Setelah majelis terima berkas, harus dipelajari dulu semuanya. Berkas banding baru ditetapkan Jumat sore. Jaksa belum mencabut,” kata Kepala Humas Pengadilan Tinggi  DKI Johanes Suhadi saat dikonfirmasi, Sabtu 27 Mei 2017 kemarin.

Selanjutnya, berkas perkara banding baru ditetapkan pada Jumat 26 Mei 2017 sore. Rencananya, berkas diserahkan kepada majelis hakim pada Senin 29 Mei 2017 besok.

Sementara, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sudah mencabut permohonan banding di PN Jakut dan melalui pihak keluarga, Ahok menyatakan menerima hukuman 2 tahun penjara karena dinyatakan terbukti bersalah melakukan penodaan agama.

Sedangkan pihak jaksa penuntut umum (JPU) belum mengambil keputusan setelah Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) lebih dulu mencabut permohonan banding. Bahkan, Jaksa Agung M Prasetyo menegaskan tim jaksa masih mengkaji dilanjutkan-tidaknya permohonan banding Ahok.

Lain itu, berikut majelis hakim banding perkara Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Imam Sungudi (ketua majelis), Eang Prakoso Wibowo, Daniel D Pairunan, I Nyoman Sutama dan Achmad Yusak.

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar