Di Palembang, Gunakan Sabu Biar Kuat Menarik Becak, Ali Diamankan Polisi

ali-becak
Kapolsek Iliar Barat II Palembang Kompol Milwani, Ali Safarudin (43) ditangkap petugas berawal dari adanya laporan masyarakat yang mengatakan sering melakukan transaksi narkoba sejenis sabu.

PALEMBANG, harianpijar.com – Ali Safarudin (43) warga Jalan KI Gede Ing Suro Lorong Baru RT 10 Kelurahan 29 Ilir, Palembang, sekitar pukul 17.15 WIB, ditangkap polisi. Pasalnya, meski sempat membuang 1 paket sabu yang digenggam di tangan kirinya, namun karena kesigapan petugas buser Polsek IB II, Palembang, Ali Safarudin tetap diamankan, Kamis 25 Mei 2017.

Selain itu, Ali Safarudin ditangkap petugas berawal dari adanya laporan masyarakat yang mengatakan sering melakukan transaksi narkoba sejenis sabu. Karena, informasi tersebut petugas langsung melakukan penyelidikan, alhasil langsung menyambangi rumah tersangka. Bahkan, saat dilakukan penggerbekan petugas melihat Ali Safarudin sedang berada di depan rumahnya.

Baca juga:   Polisi Diminta Usut Tuntas Kebohongan yang Dilakukan Habib Rizieq

Selanjutnya saat hendak digeledah, Ali Safarudin yang berprofesi sebagai penarik becak ini, hendak membuang sabu yang saat itu digenggam di tangan kiri sebanyak 1 paket seharga 800 ribu. Tetapi, karena dilihat petugas, Ali Safarudin berhasil diamankan.

“Yang bersangkutan diamankan berawal dari laporan warga, karena tersangka seringkali bertransaksi narkoba. Lalu kita lakukan penyelidikan, dan ditangkap didepan rumah,” kata Kepala Kepolisian Sektot (Kapolsek) IB II Palembang Kompol Milwani, Jumat 26 Mei 2017 kemarin.

Sementara, selain mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 1 paket sabu, seharga Rp 800 ribu.

“Atas ulahnya Ali Safarudin akan dijerat pasal 112, dengan ancaman penjara maksimal 5 tahun penjara,” tegas¬†Kompol Milwani.

Baca juga:   Mahfud MD: Hanya Aparat yang Dapat Lakukan Sweeping

Sementara, tersangka Ali Safarudin saat diperiksa polisi mengaku, barang tersebut untuk dipakainya sendiri. Dan hanya dalam 1 minggu barang tersebut habis di pakainya.

“Sudah 2 tahun ini saya pakai sabu pak. Sabu ini untuk doping saya sebagai tukang becak, agar tidak kecapean, saat narik becak,” kata Ali Safarudin yang juga merupakan kakek satu cucu ini.

Sedangkan, menurut Ali Safarudin, dirinya membeli barang itu di kawasan Bunga Tanjung. “Saya beli itu di kawasan tersebut pak. Saya pesan lewat telepon. Terus kami bertemu disana, lalu ada orang yang mengantarkannya. Saya tidak kenal orangnya pak. Sumpah,” tegas Ali Safarudin menyesal.

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar