Djarot: Mereka Yang Punya Pikiran Teroris, Tidak Layak Tinggal di Indonesia

djarot-tinjau-bom
Djarot Saiful Hidayat, seharusnya menjelang bulan ramadhan tidak dinodai dengan aksi teror yang memakan korban jiwa tersebut.

JAKARTA, harianpijar.com – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat geram dengan aksi bom bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu 24 Mei 2017 malam. Lain itu, dirinya juga mengatakan aksi teror tersebut sangat merugikan orang banyak.

Menurut Djarot Saiful Hidayat, seharusnya menjelang bulan ramadhan tidak dinodai dengan aksi teror yang memakan korban jiwa tersebut.

Baca juga:   Kelompok Teror Bom Buahbatu Rencanakan Aksi Pada 16 Juli

“Ini saya bilang tindakan yang biadab, apalagi sebentar lagi kita memasuki bulan suci ramadhan,” kata Djarot Saiful Hidayat usai menjenguk korban bom di Rumah Sakit Budhi Asih, Cawang, Jakarta Timur, Kamis 25 Mei 2017.

Lebih lanjut, ditegaskan Djarot Saiful Hidayat, apapun alasannya, aksi teror tidak dapat ditolerir.

Baca juga:   Djarot: Seberapa Beratnya Kasus Sandiaga Uno, Hingga Minta Penangguhan Pemanggilan

“Mereka mengatasnamakan apapun juga, entah itu mengatasnamakan agama atau kelompok apapun juga, tapi (menurut saya), ini tindakan yang sangat biadab,” tegas Djarot Saiful Hidayat.

Selain itu, juga dikatakan Djarot Saiful Hidayat, teroris tidak layak tinggal di Indonesia. “Mereka-mereka yang punya pikiran teroris, tidak layak untuk tinggal di Indonesia,” kata Djarot Saiful Hidayat.

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar