Djarot: Keputusan Cabut Banding Merupakan Keputusan Ahok dan Keluarga

djarot-baru-1
Djarot Saifuk Hidayat, waktu itu kita masih sempat berdiskusi, tapi belum sempat apakah kita tarik atau tidak. Ini kami semua menyerahkan kepada pihak keluarga dan pihak Pak Ahok sendiri.

JAKARTA, harianpijar.com – Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mencabut gugatan banding yang dilayangkan ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Lain itu, Plt Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, mengaku tidak pernah berdiskusi dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) soal penarikan gugatan banding tersebut.

Menurut Djarot Saiful Hidayat, keputusan menarik gugatan banding merupakan keputusan dari keluarga dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sendiri. Karena itu, dirinya sama sekali tidak tahu soal keputusan tersebut.

“Waktu itu kita masih sempat berdiskusi, tapi belum sempat apakah kita tarik atau tidak. Ini kami semua menyerahkan kepada pihak keluarga dan pihak Pak Ahok sendiri,” kata Djarot Saiful Hidayat di kawasan Kota Tua, Jakarta, Selasa 23 Mei 2017.

Lebih lanjut, ditegaskan Djarot Saiful Hidayat, dirinya juga menilai bahwa dari kasus Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), masyarakat bisa mengevaluasi sistem peradilan di Indonesia. Karena, Djarot Saiful Hidayat menganggap bahwa sistem peradilan di Indonesia mudah ditekan.

“Ahok itukan korban politik dan kita bisa mengevaluasi bagaimana sistem pengadilan kita,” tegas Djarot Saiful Hidayat.

Baca juga:   Lukisan Wajah Ahok Terjual dengan Harga yang Fantastis

“Terjadi pressure (tekanan) lagi, gaduh lagi dan pengadilan kita gampang di pressure memberikan putusan,” lanjut Djarot Saiful Hidayat.

Berikut kutipan isi surat yang ditulis Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Rutan Mako Brimob,

Rumah Tahanan Depok, Minggu 21 mei 2017

Kepada para relawan dan pendukung Ahok yang saya cintai, semua mereka yang telah menjalankan proses demokrasi di manapun berada.

Saya telah banyak berpikir tentang kejadian yang saya alami. Saya mau berterima kasih kepada saudara-saudara yang terus mendukung saya dalam doa. Kiriman bunga, makanan, kartu ucapan, surat, buku-buku bahkan berkumpul dengan menyalakan lilin.

Saya tahu tidak mudah bagi saudara menerima kenyataan seperti ini. Apalagi saya. Tetapi saya telah belajar mengampuni dan menerima semua ini. Jika untuk kebaikan kita dalam berbangsa dan bernegara.

Alangkah ruginya warga DKI dari sisi kemacetan dan kerugian ekonomi. Akibat adanya unjuk rasa yang mengganggu lalu lintas, tidaklah tepat saling unjuk rasa dan demo dalam proses yang saya alami saat ini. Saya khawatir banyak pihak akan menunggangi jika para relawan unjuk rasa, apalagi benturan dengan pihak lawan yang tidak suka dengan perjuangan kita.

Terima kasih telah melakukan unjuk rasa yang taat aturan dan menyalakan lilin perjuangan konstitusi ditegakkan di NKRI dengan Pancasila, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika.

Mari kita tunjukkan bahwa kita percaya, Tuhan tetap berdaulat dan memegang kendali sejarah setiap bangsa. Kita tunjukkan bahwa kita adalah orang yang beriman kepada Tuhan YME, pasti mengasihi sesama manusia, pasti menegakkan kebenaran dan keadilan bagi sesama manusia.

Gusti Ora Sare..

Put your hope in the Lord now and always. Mazmur 131 ayat 3.

Kalau dalam iman saya, saya katakan: The Lord will work out his plans for my life, Mazmur 138 ayat 8a

Ahok BTP.

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar