Kapolri: Karena Sudah Inkrah, Laporan Antasari Azhar Tidak Perlu Dipermasalahkan Lagi

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, sudah masuk dalam materi pembahasan di tingkat banding, kasasi, PK 1, PK 2, sudah inkrah sehingga pendapat kami (Polri-red) tidak perlu dimasalahkan lagi.

JAKARTA, harianpijar.com – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian menilai laporan kriminalisasi mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar di Bareskrim Polri tidak perlu dipermasalahkan lagi. Pasalnya, materi-materi penyelidikan yang diberikan Antasari Azhar kepada polisi sudah selesai dibahas di perkara terdahulu Antasari Azhar.

“Khusus untuk laporan masalah Antasari Azhar, sudah kami jawab bahwa materi yang disampaikan Antasari Azhar sudah dibahas dan dilakukan cross examination dalam persidangan,” kata Jenderal Tito Karnavian dalam rapat dengan Komisi III DPR di Gedung Nusantara II, Kompleks DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa 23 Mei 2017.

Baca juga:   Harapan Presidium Alumni 212 ke Kapolri Baru: Bisa Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM

Menurut Jenderal Tito Karnavian, materi penyelidikan yang diberikan Antasari Azhar bahkan sudah bersifat inkrah karena telah melewati proses pembahasan di Pengadilan Tingkat Banding – Kasasi – Peninjauan Kembali 1 dan 2.

“Sudah masuk dalam materi pembahasan di tingkat banding, kasasi, PK 1, PK 2, sudah inkrah sehingga pendapat kami (Polri-red) tidak perlu dimasalahkan lagi,” tegas mantan Kepala BNPT ini.

Sebelumnya diketahui, Antasari Azhar melaporkan kasus dugaan sangkaan palsu ke Bareskrim Polri. Dirinya menilai ada beberapa kejanggalan dalam kasus pembunuhan bos PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen pada 2009, yang mengantarnya ke penjara.

Baca juga:   Kuasa Hukum: Sampai Kiamat Antasari Tidak Akan Minta Maaf ke SBY

Salah satu kejanggalannya adalah soal SMS misterius yang mengantarnya ke balik jeruji besi. SMS misterius itu diterima oleh Nasrudin Zulkarnaen, yang dikatakan berasal dari telepon genggam milik Antasari Azhar.

SMS itu berbunyi, Maaf permasalahan ini hanya kita saja yang tahu. Kalau sampai terbongkar, Anda tahu konsekuensinya. Tidak lama setelah itu, Nasrudin Zulkarnaen tewas ditembus peluru.

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar