ahmad-doli-kurnia-2
Ahmad Doli Kurnia, dukungan politik paling kuat berasal dari kekuasaan. Karena itu, diminta kekuasaan tidak bermain dengan Partai Golkar.

JAKARTA, harianpijar.com – Partai Golongan Karya (Golkar) menyatakan resmi mengusung Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon presiden pada Pemilu 2019. Lain itu, anggota Gerakan Muda Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menilai partai gokar itu sudah dimiliki Joko Widodo.

“Suka tidak suka, dan fakta, sudahlah kita tidak bisa tidak mengatakan, Partai Golkar ini sudah punya Pak Jokowi. Saham terbesarnya adalah saham Pak Jokowi. Karena memang diserahkan,” kata Ahmad Doli Kurnia pada acara diskusi di Hotel Puri Denpasar, Jakarta, Minggu 21 Mei 2017 kemarin.

Menurut Ahmad Doli Kurnia, saat ini bermunculan spekulasi terkait nama Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto yang disebut dalam kasus e-KTP. Karena itu, menurutnya Setya Novanto dapat selamat dari kasus tersebut bila Jokowi menginginkannya.

“Pak Novanto juga sering kemana-mana bilang bahwa saya aman karena sering bertemu dengan Pak Jokowi,” tegas Ahmad Doli Kurnia.

Selanjutnya, juga dikatakan Ahmad Doli Kurnia, dirinya meminta Jokowi menjaga Partai Golkar bila ingin mendapat dukungan penuh serta kendaraan politik pada pemilu 2019.

“Dijaga dari apa? Segera tentukan nasib Pak Novanto ini. Kalau memang secara konstruksi hukum sudah susah dinyatakan tidak terlibat. Susah untuk bisa tidak terjerat. Dia hanya bisa bebas karena politik,” kata Ahmad Doli Kurnia.

Lebih lanjut, juga dijelaskan Ahmad Doli Kurnia, dukungan politik paling kuat berasal dari kekuasaan. Karena itu, dirinya meminta kekuasaan tidak bermain dengan Partai Golkar.

“Jadi kalau bisa diibarat bisa, Jokowi pemilik busnya, CEO-nya, Setya Novanto sopirnya, bus ini sudah mau nabrak ke mana-mana, termasuk mau nabrak istana dengan isu antikorupsi. Daripada ditabrakin terus, bisa jadi back fire, cepat ganti sopirnya,” tandas Ahmad Doli Kurnia.

loading...