Besok, Gubernur Sumsel Lantik Anak Sendiri Jadi Bupati Musi Banyuasin

Dodi Reza Alex, dirinya mengaku tidak menyangka terpilih menjadi Bupati Muba setelah unggul dalam Pilkada beberapa waktu lalu. Apalagi, orang yang akan melantiknya adalah ayahnya sendiri.

PALEMBANG, harianpijar.com – Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin besok, Senin 22 Mei 2017 atas nama Presiden, akan melantik Bupati dan Wakil Bupati Musi Banyuasin (Muba) terpilih periode 2017-2022, Dodi Reza Alex-Beni Hernedi. Lain itu, Dodi Reza Alex mengaku was-was menjelang dilantik oleh ayahnya sendiri.

Menurut Dodi Reza Alex, dirinya mengaku tidak menyangka terpilih menjadi Bupati Muba setelah unggul dalam Pilkada beberapa waktu lalu. Apalagi, orang yang akan melantiknya adalah ayahnya sendiri.

“Besok dilantik, Insya Allah oleh Pak Alex sebagai gubernur, kebetulan ayah saya, tapi atas nama presiden. Ya, was-was begitu, gemetar juga,” kata Dodi Reza Alex, Minggu 21 Mei 2017.

Baca juga:   Ahok Ucapkan Terima Kasih Untuk Sumarsono, Selesaikan Tugas Dengan Baik

Lebih lanjut, ditegaskan Dodi Reza Alex, meski begitu pelantikan tersebut menjadi penyemangat untuk menjalankan tugas sebagai Bupati dengan baik. Dirinya tidak ingin tanggungjawabnya terbengkalai sehingga membuat malu keluarga.

“Saya tidak ingin mengecewakan gubernur yang notabene ayah kandung sendiri. Itu menjadi pemecut sekaligus pemicu kerja,” tegas Dodi Reza Alex.

Sementara, juga dikatakan Dodi Reza Alex, sehari setelah dilantik dirinya langsung bekerja untuk mengejar ketertinggalan di bidang pembangunan. Karena, sejak beberapa tahun terakhir, Muba menjadi salah satu daerah tertinggal atau menurun drastis yang pernah menjadi kabupaten terdepan di Sumsel.

“Dulu jadi daerah pionir program berobat dan sekolah gratis, banyak daerah di Indonesia mencontoh. Tapi kini Muba jauh tertinggal,” kata politisi Partai Golkar itu,

Baca juga:   Balai Kota Banjir Karangan Bunga Lagi, Djarot Ucapkan Terima Kasih

Menurut Dodi Reza Alex, ketertinggalan itu di bidang infrastruktur, listrik, dan air bersih. Contohnya, dari 1.085 kilometer jalan milik kabupaten, sebanyak 545 km di antaranya atau 50 persen dalam kondisi rusak yang telah terjadi bertahun-tahun. Belum lagi aliran listrik yang terkadang hanya hidup enam jam selama tiga hari.

“Ini tugas berat, harus mulai dari awal. Tapi kami targetkan dua tahun persoalan ini beres, tinggal memantapkan program lain,” tandas Dodi Reza Alex.

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar