Akibat Dendam, Petani di Musi Rawas Utara Tembak Mati Temannya

Kapolres Musi Rawas, AKBP Hari Brata, dari hasil interogasi awal, pelaku menghabisi korban karena dendam lama setelah tangannya pernah dibacok korban.

MUSIRAWAS UTARA, harianpijar.com – Nobi (35) warga Desa Noman Lama, Kecamatan Muara Rupit, Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, meninggal dunia akibat dibunuh Yansuri (40) yang merupakan teman korban sendiri.

Selain itu, korban Nobi (35) tewas dengan tiga luka tembakan ditubuhnya. Kejadian ini diduga akibat dendam dalam waktu yang cukup lama.

Sementara, kejadian berawal saat korban Nobi hendak pulang dan melintasi sungai di desanya, pada Kamis 18 Mei 2017 sore. Sedangkan, pelaku Yansuri telah menunggu di semak-semak dengan membawa sebilah pisau.

Selanjutnya, begitu korban Nobi lewat, pelaku Yansuri langsung menikam korban. Namun, usahanya gagal karena korban Nobi dapat mengelak. Selanjutnya, dengan spontan, korban Nobi melakukan perlawanan dengan mengeluarkan pistol rakitan.

Baca juga:   Saat Gelar Buka Bersama, Ada Aksi Tembakan di Kantor DPP Golkar

Namun, saat menembak, pistol tersebut direbut oleh pelaku Yansuri. Korban Nobi pun berusaha lari. Ketika itulah, pelaku Yansuri melepaskan tembakan ke arah korban. Korban terkapar dengan luka tembak di dada kiri tembus pinggang, wajah, dan punggung kiri tembus ketiak.

Sementara, menurut keterangan saksi, polisi mengetahui pelakunya adalah Yansuri. Atas koordinasi dengan pihak keluarga, polisi menangkap pelaku dalam pelariannya di SPBU Durian Rampak, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Lubuklinggau, setelah beberapa jam usai kejadian.

Menurut Kapolres Musi Rawas, AKBP Hari Brata mengatakan, pelaku Yansuri diringkus tanpa perlawanan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan. Dari hasil interogasi awal, pelaku menghabisi korban karena dendam lama setelah tangannya pernah dibacok korban.

Baca juga:   Anggap Indonesia Pasar Utama, Kapolri Perintahkan Tembak Mati Bandar Narkoba Asing

“Karena itulah dia rencanakan pembunuhan, awalnya pakai pisaunya sendiri, tetapi saat kejadian ternyata pakai senpi rakitan milik korban,” kata AKBP Hari Brata, Jumat 19 Mei 2017.

Selanjutnya, atas perbuatannya, pelaku Yansuri yang bekerja sebagai petani itu terancam dipidana penjara seumur hidup atau mati, karena merencanakan pembunuhan sesuai Pasal 340 KUHP. Sementara barang bukti masih dicari karena dibuang pelaku tidak jauh dari TKP.

“Sejauh ini situasi di desa kondusif, tidak ada gejolak apapun,” tandas Kapolres Musi Rawas.

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar