Polri Berencana Libatkan Interpol Untuk Cari Pimpinan FPI Rizieq Shihab

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto, kita lihat pengembangan, kalau memang diperlukan kita minta bantuan NCB-Interpol untuk mengeluarkan red notice.

JAKARTA, harianpijar.com – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) berencana melibatkan National Central Bureau (NCB)-Interpol untuk mencari keberadaan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab yang masih berada di luar negeri. Lain itu, keterangan Rizieq Shihab dibutuhkan untuk melengkapi sejumlah berkas perkara yang menyeret dirinya.

Menurut Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto, kita lihat pengembangan, kalau diperlukan polisi berencana melibatkan National Central Bureau (NCB)-Interpol  untuk mencari keberadaan Rizieq Shihab yang masih berada diluar negeri.

“Kita lihat pengembangan, kalau memang diperlukan kita minta bantuan NCB-Interpol untuk mengeluarkan red notice,” kata Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jumat 12 Mei 2017.

Lebih lanjut, ditegaskan Irjen Setyo Wasisto, perintah red notice atau pemanggilan paksa ke Tanah Air akan dilakukan jika Rizieq Shihab tetap mangkir dari undangan pemeriksaan kali ke tiga. Karena, Polri punya kewenangan serta koneksi dengan 198 negara yang tergabung dengan Interpol.

Baca juga:   Tantang Habib Rizieq Pulang, PA 212 Sebut Jimly Hanya Sok Pancasilais

“Kita undang dulu, undangan pertama, undangan kedua. Kalau tidak hadir kita minta bantuan Interpol apakah kasus ini layak untuk ditindaklanjuti. Kalau layak dikirim ke Interpol pusat,” tegas Irjen Setyo Wasisto yang juga mantan Wakil Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri ini.

Sementara, Kuasa Hukum Gerakan Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI), Kapitra Ampera mengatakan, Rizieq Shihab sedang menyelesaikan studi disertasi di Malaysia usai ibadah umrah di Arab Saudi.

“Tentang Habib Rizieq, sekarang lagi di Malaysia, lagi menyelesaikan program doktornya,” kata Kapitra Ampera.

Sedangkan, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, Rizieq Shihab sudah dua kali mangkir dari panggilan penyidik. Rizieq Shihab diduga tersandung kasus percakapan pornografi yang melibatkan Firza Husein.

Baca juga:   Soal Pemulangan Rizieq Shihab, Mahfud MD: Dubes Saudi Sebut Ada Nego, Tapi Tidak Dengan Saya

“Yang terpenting sudah kirim surat ke sana, dia kan di luar negeri, berarti nanti kita tinggal melakukan penjemputan secara paksa kepada yang bersangkutan,” kata Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jumat 12 Mei 2017.

Lain itu, Kombes Argo Yuwono juga menjelaskan, penyidik sudah melayangkan surat panggilan kedua untuk memeriksa Rizieq Shihab pada 8 Mei 2017. Dalam surat itu penyidik menjadwalkan pemeriksaan Rizieq pada 10 Mei 2017. Namun, Rizieq Shihab tidak datang.

“Kemarin tanggal 8 sudah kita layangkan panggilan kedua untuk diperiksa tanggal 10. Yang bersangkutan tidak hadir, kita tunggu nanti kalau ada segera kita bawa,” tandas Kombes Argo Yuwono.

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar