Tommy Soeharto, saat ini fungsi legislatif banyak disalahgunakan. Harusnya mereka mengelola negara dengan baik, tapi mereka masih sibuk dengan korupsinya.

SURABAYA , harianpijar.com – Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya Tommy Soeharto menjelang Pemilu 2019, dirinya mulai eksis. Lain itu, putra bungsu mantan Presiden RI kedua Soeharto ini, juga mengajak massa partainya untuk menguasai senayan atau DPR.

Menurut Tommy Soeharto, saat ini fungsi legislatif banyak disalahgunakan. Harusnya mereka mengelola negara dengan baik, tapi mereka masih sibuk dengan korupsinya.

“Ada 50 persen lebih yang dikorupsi dari nilai proyek yang dianggarkan,” kata Tommy Soeharto, saat menghadiri konsolidasi Partai Berkarya di Surabaya, Rabu 10 Mei 2017.

Baca juga:   Tren Elektabilitas Meningkat, PDIP Ingatkan Ahok Jangan Salah Ngomong Lagi

Lebih lanjut, juga ditegaskan Tommy Soeharto, untuk merebut kekuasaan di Senayan, harus melalui partai sesuai dengan mekanisme undang-undang negara. “Karena itulah mengapa Partai Berkarya ini harus ada,” tegas Tommy Soeharto.

Sementara diketahui, Partai Berkarya adalah salah satu dari empat Partai baru calon peserta Pemilu 2019. Lain itu, Partai ini dibentuk sesuai SK Menkumham Nomor: M.HH-20.AH.11.01 tahun 2016.

Baca juga:   Denny JA Prediksi Pilpres 2024 Akan Ramai karena Dua Hal, Apa Saja?

Sedangkan, menurut situs resmi partai Berkarya.id, Partai Berkarya yang semula bernama Partai Beringin Karya (Berkarya) adalah kelanjutan dari pembaruan, perubahan, serta kerja sama antara Partai Nasional Republik (Nasrep) dan Partai Beringin Karya yang dilahirkan kembali 15 Juli 2016.

Lain itu, tanggal 15 Juli itu dipilih karena bertepatan dengan hari lahir Tommy Soeharto sebagai ketua Majelis Tinggi atau Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya.

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar