MTQN Ke-49 Tingkat Kota Pematangsiantar Resmi Dibuka Wakil Walikota

Wakil-Walikota-Buka-MTQN
Plh Walikota bersama unsur Forkopimda melepas Pawai Ta'aruf, yang diiringi drum band pelajar, tingkat SD/MI, SMP/MTs dan SMA/MA, serta para kontingen peserta MTQ dari seluruh kecamatan, pengurus BKMT. (foto: Harian Pijar/Dedi Sihombing)

Dilaporkan oleh Kontributor harianpijar.com Dedi Sihombing.

PEMATANGSIANTAR, harianpijar.com – Wakil Walikota Pematangsiantar Hefriansyah SE, MM, Selasa 9 Mei 2017 kemarin, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) Ke-49 tingkat Kota Pematangsiantar. Lain itu, MTQN ke-49 yang digelar di Lapangan Adam Malik itu, diikuti sebanyak 286 orang qori dan qoriah dari 8 kecamatan se-Kota Pematangsiantar.

Selain itu, Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) Ke-49 tingkat Kota Pematangsiantar ini, berlangsung dari tanggal 9 hingga 12 Mei 2017. Sebelumnya, acara diawali dengan pelepasan pawai ta’aruf dari depan Balai Kota dan seremonial pembukaan MTQ dilanjutkan di Lapangan Adam Malik.

Menurut Wakil Walikota Pematangsiantar, Hefriansyah, MTQ bukan hanya lagu atau suaranya, tapi yang lebih penting tajwid dan pemahaman makna Al Quran yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan.

“Saya berkeyakinan melalui pemahaman yang utuh terhadap nilai-nilai universal Al Quran, umat Islam dapat memberikan kontribusi besar dalam membangun Pematangsiantar menuju kota yang Mantap, Maju dan Jaya,” kata Hefriansyah saat memberikan sambutannya.

Lebih lanjut, juga dikatakan Hefriansyah, umat Islam tidak boleh berpangkutangan dan hanya menjadi penonton kemajuan abad. Karena itu, umat Islam harus bangkit dengan semangat yang telah diajarkan Al Quran.

“Karena itu, umat Islam harus mampu mentransformasikan spirit Al Quran sesuai perkembangan zaman dan umat Islam jangan sampai mengabaikan ajaran Al Quran yang nantinya akan mengakibatkan dirinya tenggelam dan hanyut oleh arus zaman,” tegas Hefriansyah.

Selain itu, Hefriansyah juga mengatakan, dirinya juga mengajak generasi muda Islam dan umat muslim umumnya untuk membaca, menghafal dan mengamalkan isi dan pesan Al Quran.

Baca juga:   Kecamatan Tapian Dolok Raih Juara Umum MTQ Ke-45 Kabupaten Simalungun

Lain itu, kepada peserta MTQ untuk tidak semata mengejar menjadi yang terbaik. Tetapi, harus terus-menerus meningkatkan kualitas hasil yang diperlombakan dengan motivasi yang tinggi. Selanjutnya, dijelaskan Hefriansyah, kepada para dewan hakim dirinya berharap agar melakukan tugasnya dengan amanah serta obyektif dalam penilaian.

Sementara, menurut Ketua DPRD Eliakim Simanjuntak SE, dirinya mengapresiasi kegiatan MTQ ini. “Saya bangga bahwa kegiatan MTQN ini sudah lebih meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. Saya mengharapkan, hendaknya kegiatan keagamaan seperti ini bukanlah seremonial belaka, tetapi harus dapat dimaknai dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Untuk itu melalui MTQN ke-49 ini, mari kita bersama-sama wujudkan masyarakat yang gemar membaca, memaknai dan mengamalkan isi kandungan Al Quran, karena hakikatnya kegiatan MTQN ini menghayati, dan mengamalkan isi dan pesan di dalam Al Quran,” kata Eliakim.

Sedangkan, menurut Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Pematangsiantar, H Ahmad Ridwansyah Putra, bahwa MTQ ini sangat berperan membangun silaturahim serta mendidik generasi muda dalam rangka meningkatkan pemahamannya tentang Al Quran sekaligus melatih mereka untuk mengamalkannya.

Karena itu, dirinya mengharapkan agar para peserta qori dan qoriah yang merupakan warga Kota Pematangsiantar bukan cabutan dari luar daerah demi mengejar kemenangan.

“Sebab yang paling utama dari kegiatan MTQ ini adalah bagaimana generasi muda kita bisa semakin terbiasa membaca Al Quran, memahami isinya serta mau mengamalkan dalam kehidupannya sehari-hari,” kata Ahmad Ridwansyah.

Baca juga:   Pemkot Undang Bikers di Pematangsiantar Untuk Ikuti Upacara Harkitnas

Menurut Ketua Panitia Drs H M Akhir Harahap dalam laporannya mengatakan, kegiatan MTQ ini juga merupakan persiapan utusan peserta dari Kota Pematangsiantar untuk mengikuti MTQ tingkat Provinsi Sumatra Utara yang direncanakan akan dilaksanakan akhir Juli 2017 di Kabupaten Dairi.

Lebih lanjut, H M Akhir Harahap, acara yang berlangsung selama 4 hari ini akan mempertandingkan Cabang Tilawah Quran, Cabang Tartil Quran, Cabang Tahfiz Quran, Cabang Syahril Quran, Cabang Khattil Quran dan Cabang Fahmil Quran.

Sementara, peserta MTQ berasal dari 8 kecamatan se-Pematangsiantar, yakni: Siantar Barat 47 orang, Siantar Utara 23 orang, Siantar Sitalasari 35 orang, Siantar Timur 40 orang, Siantar Selatan 39 orang, Siantar Marihat 24 orang, Siantar Martoba 50 orang, dan Siantar Marimbun 28 orang, dengan keseluruhan peserta sebanyak 286 orang.

Lain itu, pembukaan MTQ ke-49 ini ditandai dengan pemukulan beduk sebanyak 49 kali secara bergantian, diawali oleh Plh Walikota, Ketua DPRD Eliakim Simanjuntak SE, Kapolres Pematangsiantar AKBP Dodi Darjanto S.IK, Ketua Pengadilan Pasti Tarigan MH, Kakan Kemenag Drs H Abddur Rahman Harahap, Ketua MUI Drs H M Ali Lubis, dan mewakili Ketua Pengadilan Agama.

Sedangkan, sebelumnya acara pembukaan, Plh Walikota bersama unsur Forkopimda melepas Pawai Ta’aruf, yang diiringi drum band pelajar, tingkat SD/MI, SMP/MTs dan SMA/MA, serta para kontingen peserta MTQ dari seluruh kecamatan, pengurus BKMT. Pelepasan Pawai Ta’aruf diawali dengan pembawa bendera merah putih sebanyak 49 orang oleh para anggota Pramuka. (Dedi Sihombing)

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar