KY: Tidak Semua Hasil Sidang Putusan Puaskan Semua Pihak

Jurubicara Komisi Yudisial (KY) Farid Wajdi, terkait sidang putusan hasilnya tidak akan membuat puas seluruh pihak. Penilaian itu berlaku untuk setiap putusan persidangan, bukan hanya untuk kasus Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) semata.

JAKARTA, harianpijar.com – Komisi Yudisial (KY) menilai hingga menjelang sidang putusan kasus dugaan penodaan agama oleh terdakdawa Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), majelis hakim yang dipimpin Hakim Ketua Dwiarso Budi Santiarto masih berjalan sesuai koridor hukum.

Menurut Jurubicara Komisi Yudisial (KY) Farid Wajdi, berdasarkan hasil pantauan Komisi Yudisial (KY) majelis hakim dalam persidangan kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), masih sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Sejauh ini pemantauan KY dalam persidangan prosesnya telah sesuai dengan hukum yang berlaku,” kata jurubicara KY Farid Wajdi, pada salah satu acara televisi swasta nasional, Senin 8 Mei 2017.

Baca juga:   Majelis Hakim Vonis Ahok Dua Tahun Penjara

Lebih lanjut, ditegaskan Farid Wajdi, pantauan KY itu berdasarkan pendekatan kode etik yang wajib dijalankan hakim persidangan. Lain itu, majelis hakim, hingga saat ini tidak terindikasi melakukan pelanggaran dan dinilai telah memberikan kesempatan dan hak yang sama untuk Jaksa Penuntut Umum (JPU) maupun tim kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

“Tidak ada pelanggaran kode etik selama ini. Misalnya mengajukan saksi, mengajukan pertanyaan, kemudian apakah keberatan pihak yang satu didengar kemudian diterima oleh majelisnya,” tegas Farid Wajdi.

Selanjutnya, juga dijelaskan Farid Wajdi, terkait sidang putusan hasilnya tidak akan membuat puas seluruh pihak. Penilaian itu berlaku untuk setiap putusan persidangan, bukan hanya untuk kasus Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) semata.

Baca juga:   Majelis Hakim Tolak Permintaan Pengacara Buni Yani

“Dalam proses hukum, dalam proses pengambilan kebijakan politik sekalipun tidak ada yang dapat memuaskan semua pihak. Ketika sudah menyerahkan kepada proses hukum, maka hasil akhir harus kita hormati,” jelas Farid Wajdi.

Sementara, untuk diketahui dalam sidang putusan hari ini Selasa 9 Mei 2017 siang nanti, Majelis Hakim bakal memutus nasib Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang bakal mengakhiri masa jabatannya Oktober mendatang itu.

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar