Jelang Vonis Ahok, Relawan Gelar Doa Bersama di Balai Kota

Ketua Silent Majority Forum Rebbeca Suryati Siregar, aksi mereka ini merupakan simbol dari persatuan dan kesatuan NKRI yang terbalut dalam Bhinneka Tunggal Ika.

JAKARTA, harianpijar.com – Silent Majority Forum menggelar aksi renungan dan menyalakan lilin di Balai Kota DKI Jakarta untuk memberi dukungan kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Karena, Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Selasa 9 Mei 201, akan menggelar lanjutan sidang kasus dugaan penodaan agama dengan agenda pembacaan vonis.

Menurut Ketua Silent Majority Forum Rebbeca Suryati Siregar mengatakan, aksi mereka ini merupakan simbol dari persatuan dan kesatuan NKRI yang terbalut dalam Bhinneka Tunggal Ika. Karena dalam aksi di halaman Balai Kota DKI Jakarta ini tidak hanya diikuti oleh satu agama, melainkan lintas kepercayaan.

Baca juga:   Sidang Ahok Ke-16 Hari Ini, Kyai Masdar F Mas’udi Akan Berikan Kesaksian Untuk Ahok

“Malam ini ada tiga (agama) ya. Itu sudah mewakili lah yah. Kristen protestan, Katolik, dan 10 menit lalu biksu. Supaya kita tenang tentram dengan keadaan situasi seperti ini. Kita maunya damai. Kita tidak mau ada yang merusak ideologi Pancasila kita tak mau terpecah belah maka kita buat doa lintas agama ini,” kata Rabbeca Suryati Siregar di Balai Kota DKI Jakarta, Senin 8 Mei 2017.

Lebih lanjut, dikatakan Rabbeca Suryati Siregar, dirinya berharap dengan kegiatan doa bersama ini juga memberikan keyakinan kepada majelis hakim bahwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) itu tidak bersalah. Sehingga dirinya meminta agar keputusan yang diambil mereka tidak mendapatkan intervensi dari pihak asing.

Baca juga:   Pada Sidang Ahok Ke-9, Jaksa Penuntut Umum Hadirkan 1 Saksi Tambahan

“Pak Ahok itu enggak bersalah. Yang kami mengharapkan tanpa intervensi atau tekanan dari siapapun. Kami harap hakim bisa memutuskan seadilnya,” tandas Rabbeca Suryati Siregar.

Sementara, berdasarkan pantauan lokasi, aksi yang diikuti oleh ratusan orang ini berlangsung di halaman Balai Kota DKI Jakarta. Lain itu, mereka kebanyakan menggunakan kemeja putih, namun tidak sedikit mengenakan kemeja kotak-kotak. Masing-masing peserta nampak memegang sebatang lilin dan sesekali meneriakkan, ‘Ahok tidak bersalah’.

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar