Malam Ini Sejumlah Sekjen Partai Gelar Pertemuan, Ada Apa?

sarifudin-suding
Syarifuddin Sudding, pertemuan tersebut merupakan pertemuan rutin. Sementara, agenda pertemuan akan membahas sejumlah isu terbaru. (foto: google images)

JAKARTA, harianpijar.com – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Hanura Syarifuddin Sudding bersama sejumlah sekretaris jenderal partai lainnya, Senin 8 Mei 2017 malam, akan menggelar pertemuan. Lain itu, pertemuan akan membahas sejumlah isu terkini, salah satunya soal revisi Undang-Undang Pemilihan Umum.

Menurut Syarifuddin Sudding, pertemuan tersebut merupakan pertemuan rutin. Sementara, agenda pertemuan akan membahas sejumlah isu terbaru.

“Itu pertemuan rutin dan nanti malam kami akan melanjutkan pertemuan,” kata Syarifuddin Sudding, Senin 8 Mei 2017.

Lebih lanjut, dtegaskan Syarifuddin Sudding, dirinya tidak menampik salah satu pembahasan adalah soal revisi UU Pemilu. Karena, menurutnya, banyak poin krusial yang belum mencapai kata sepakat di dalam pembahasan aturan itu.

Baca juga:   Pansus Hak Angket Akan Kunjungi Rumah Sekap KPK

“Banyak hal yang dibicarakan. Ada beberapa poin krusial yang sampai saat ini belum ada kesepakatan di panja rancangan UU Pemilu,” tegas Syarifuddin Sudding.

Selain itu, juga dikatakan Syarifuddin Sudding, salah satu poin krusial adalah soal presidential treshold. Apakah Partai Hanura tetap setuju PT 20 persen? Namun Syarifuddin Sudding memberikan jawaban mengambang.

Baca juga:   ICW: Pembekuan KPK Untungkan Mereka yang Terlibat Kasus Korupsi

“Nanti dibicarakan di forum sekjen. Ada beberapa fraksi yang tetap diangka zero, ada yang masih berlakukan di angkat 15-20 persen,” kata anggota Komisi III DPR RI ini.

Sementara, Syarifuddin Sudding mengatakan, saat ditanya apakah pertemuan membahas usulan hak angket KPK, Dirinya menjawab diplomatis. “Saya kira beberapa hal-hal yang menjadi isu-isu saat ini. Itu juga menjadi pokok bahasan,” kata Syarifuddin Sudding.

Selanjutnya, juga menurut Syarifuddin Sudding, persoalan kebhinnekaan juga akan menjadi pembahasan.” Masalah-masalah kebangsaan juga,” tandas Syarifuddin Sudding.

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar