Saat Berorasi di Aksi 505, Mantan Ketua MPR Sebut Ahok Dengan Embel-Embel Sebutan Kasar

Amien Rais, karena kalau si ' Ahok pekok' ini sampai bebas, dia bisa jadi Menteri Dalam Negeri, bisa jadi Menhankam, bisa jadi apa saja.

JAKARTA, harianpijar.com – Mantan Ketua MPR, Amien Rais, ikut berorasi dalam aksi unjuk rasa yang menuntut hukuman maksimal untuk terdakwa kasus dugaan penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), di depan Gedung Mahkamah Agung, Jakarta Pusat, Jumat 5 Mei 2017.

Lain itu, Amien Rais mengawali orasinya dengan mengimbau para penguasa agar tidak mengintervensi kasus Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Bahkan, Amien Rais menyebut nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam imbauannya itu.

“Saya mengatakan, wahai para hakim, wahai Pak Jokowi, pak Jaksa Agung, pak Ketua MA, belajarlah dari peristiwa-peristiwa kemarin. Tidak ada gunanya bagi-bagi apa pun. Karena yang menang adalah yang dari Allah SWT,” kata Amien Rais dalam orasinya.

Baca juga:   Ahok Ucapkan Terimakasih ke Pendukung Lewat Tulisan Tangan dari Rutan

Selanjutnya, Amien Rais kemudian juga mengajak massa agar berdoa supaya hakim tidak membebaskan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Selain itu, Amien Rais juga mengutarakan rasa kekhawatirannya apabila Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diputus bebas.

“Karena kalau si ‘Ahok pekok’ ini sampai bebas, dia bisa jadi Menteri Dalam Negeri, bisa jadi Menhankam, bisa jadi apa saja,” tegas Amien Rais.

Baca juga:   Prabowo Subianto Imbau Massa Aksi untuk Pulang

Menurut Amien Rais, dirinya juga meminta massa agar tidak menganggap aparat kepolisian dan TNI sebagai musuh. Bahkan dirinya meminta masyarakat menghormati polisi.

“Mari kepada polisi kita hormat. Kalau polisi mogok satu jam saja terjadi perampokan bank, rampok, begal masuk ke kampung-kampung. Jadi jangan sampai kita tidak hormat pada polisi. TNI, Polri adalah teman kita. Lawan kita adalah kezaliman,” tandas Amien Rais.

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar