Jelang Sidang Vonis, Djarot: Harapan Saya Pak Ahok Dibebaskan

Djarot Saiful Hidayat, kalau harapannya ya menurut saya Pak Ahok dibebasin, sesuai dengan fakta-fakta persidangan. Harapannya begitu.

JAKARTA, harianpijar.com – Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat berharap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dibebaskan dalam sidang putusan (vonis) pada Selasa, 9 Mei 2017 mendatang.

Menurut Djarot Saiful Hidayat, dirinya menyebut fakta-fakta persidangan menunjukkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak terbukti atas dakwaan menistakan agama atau menyampaikan perasaan permusuhan, kebencian atau penghinaan terhadap golongan rakyat.

“Kalau harapannya ya menurut saya Pak Ahok dibebasin, sesuai dengan fakta-fakta persidangan. Harapannya begitu,” kata Djarot Saiful Hidayat seusai meninjau Rumah Susun Sewa Tingkat Tinggi (RTT) Pasar Rumput, Jakarta, Rabu 3 Mei 2017.

Selain itu, Djarot Saiful Hidayat menjelaskan, dirinya juga percaya majelis hakim akan memutuskan perkara Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan adil. Namun, apabila nantinya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terbukti bersalah dan melanggar hukum, dirinya mengaku akan menerima putusan hakim dan berharap putusan itu juga diterima masyarakat.

Baca juga:   Setelah Berkekuatan Hukum Tetap, Ahok Akan Dipindah dari Rutan ke Lapas

“Yang kedua, apapun keputusan dari hakim, Pak Ahok dan kita semua harus terima dong,” jelas Djarot Saiful Hidayat.

“Apa pun itu, dibebaskan atau tidak dibebaskan, sesuai harapan atau tidak sesuai harapan, harus bisa terima karena kita percaya dengan sistem hukum kita,” lanjut Djarot Saiful Hidayat.

Sementara, dalam surat tuntutan, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dinilai jaksa penuntut umum (JPU) terbukti bersalah melanggar Pasal 156 KUHP yaitu menyatakan perasaan permusuhan, kebencian atau penghinaan di muka umum terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia. Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dituntut hukuman pidana 1 tahun penjara dengan masa percobaan 2 tahun.

Baca juga:   Balai Kota Banjir Karangan Bunga Lagi, Djarot Ucapkan Terima Kasih

Atas tuntutan tersebut, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam pledoinya berharap majelis hakim yang diketuai Dwiarso Budi Santiarto memutus perkaranya secara objektif dan adil.

Selain itu, soal bantahan melakukan penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) juga merujuk pada tuntutan jaksa penuntut umum. Menurut Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak ada bukti dirinya melakukan penodaan agama atau menyampaikan rasa kebencian atau permusuhan kepada golongan masyarakat.

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar