Presiden: Tanpa Media, Pemerintah Tidak Bisa Buat Negara Jadi Kuat

Presiden Joko Widodo, berkat partisipasi media, Indonesia menjadi salah satu negara yang diperhitungkan di mata dunia. Indonesia menjadi negara berorientasi pasar, bebas dalam berpolitik, bebas mengemukakan pendapat, hingga bebas berekspresi.

JAKARTA, harianpijar.com – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan media adalah teman pemerintah. Lain itu, tanpa media pemerintah tidak bisa membuat negara jadi kuat dan dinamis.

“Anda media adalah teman kami,” kata Presiden Joko Widodo dalam acara World Press Freedom Day 2017 di JCC Senayan, Jakarta, Rabu 3 Mei 2017.

Lebih lanjut, ditegaskan Presiden Joko Widodo, berkat partisipasi media, Indonesia menjadi salah satu negara yang diperhitungkan di mata dunia. Indonesia menjadi negara berorientasi pasar, bebas dalam berpolitik, bebas mengemukakan pendapat, hingga bebas berekspresi.

Baca juga:   Sindiran Fadli Zon ke Jokowi Berujung Teguran dari Prabowo

“Karena itu saya ingin katakan kepada pers internasional bahwa kami tidak bisa melakukannya sendiri (semua kemajuan Indonesia ini) tanpa Anda sekalian (media-red),” tegas Presiden Joko Widodo.

Selanjutnya, Presiden Joko Widodo, juga menceritakan, sejak era reformasi akhir tahun 1990-an, pers yang bebas dan bersemangat sudah memainkan peran penting di Indonesia. Karena itu, Pers berani meminta pertanggungjawaban dari pemerintah, dan melawan korupsi.

Baca juga:   Politisi Gerindra Tantang Presiden Terbitkan Perppu tentang KPK

Sementara, dikatakan Presiden Joko Widodo, kendati media hari ini mengalami banyak tantangan. Karena, media diperhadapkan dengan banyaknya berita bohong (hoax), dan ujaran kebencian.

“Mestinya baik media mainstream, media online meluruskan kalau ada berita-berita tidak benar, berita bohong, atau hoax. Ada ujaran-ujaran yang tidak baik sehingga masyarakat jadi tercerahkan untuk pelurusan itu,” tandas Presiden.

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar