Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini, dirinya berharap pimpinan sidang bersikap arief dan bijaksana. Selain itu, harus mendengarkan suara perseta rapat secara tuntas, sebelum mengambil keputusan.

JAKARTA, harianpijar.com – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di DPR mengkritik pimpinan sidang paripurna Fahri Hamzah yang mengesahkan hak angket KPK walaupun masih ada fraksi lain yang ingin menyampaikan pendapat. Lain itu, jika ingin mengambil keputusan tanpa mau mendengar suara peserta sidang, lebih baik tidak usah dirapatkan.

Menurut ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini, dirinya berharap pimpinan sidang bersikap arif dan bijaksana. Selain itu, harus mendengarkan suara perseta rapat secara tuntas, sebelum mengambil keputusan.

“Saya berharap pimpinan sidang bersikap arif dan bijaksana, harus mendengar suara peserta rapat secara tuntas, minimal pendapat perwakilan semua fraksi-fraksi secara lengkap dan utuh sebelum pengambilan keputusan. Kalau mau mengambil keputusan tanpa mendengar suara peserta rapat, lebih baik putuskan saja sendiri di ruangan sendiri, tidak usah pakai rapat,” kata Jazuli Juwaini saat dikonfirmasi, Jumat 28 April 2017 malam.

Lebih lanjut, ditegas Jazuli Juwaini, saat rapat paripurna Fraksi PKS tidak menyampaikan pendapatnya. Jazuli mengklarifikasi, bahwa fraksinya tidak punya kesempatan menyampaikan pandangannya. Ini dikarenakan Wakil Ketua DPR sekaligus pimpinan sidang, Fahri Hamzah langsung mengetuk palu meski ada sejumlah penolakan.

“Bukan tidak menyampaikan, tapi belum sempat sudah diketuk,” tegas Jazuli Juwaini.

Sementara, menurut Jazuli Juwaini, soal sikap Fahri Hamzah yang mengklaim mewakili Fraksi PKS saat meneken angket KPK. Fraksi PKS menegaskan sikap Fahri Hamzah bukanlah sikap fraksi.

“Yang pasti sikap Fahri hamzah terkait angket tidak merepresentasikan sikap-sikap DPP dan F-PKS,” jelas Jazuli Juwaini.

loading...