Febri Diansyah, KPK menurunkan empat tim sekaligus untuk melakukan penggeledahan secara serentak. Saat penggeledahan KPK menyita sejumlah dokumen.

JAKARTA, harianpijar.com – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah empat lokasi, sejak Selasa hingga Rabu 26 April 2017 kemarin. Lain itu, penggeledahan tersebut terkait kasus dugaan memberikan keterangan tidak benar dimuka persidangan yang telah menjerat politisi Partai Hanura Miryam S Haryani sebagai tersangka.

“Penyidik menggeledah empat lokasi. Rumah tersangka di Tanjung Barat Indah, kantor advokat Age Tower, dan rumah saksi di pondok Aren Tangerang Selatan,” kata juru bicara KPK Febri Diansyah, Rabu, 26 Apri 2107.

Lebih lanjut, dijelaskan Febri Diansyah, KPK menurunkan empat tim sekaligus untuk melakukan penggeledahan secara serentak. Saat penggeledahan KPK menyita sejumlah dokumen.

Selain itu, Febri Diansyah juga mengatakan, KPK akan terus mendalami kasus tersebut, meskipun sudah digugat praperadilan oleh Miryam S Haryani ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

“Kami akan hadapi praperadilan dan itu tak menghentikan penyidikan KPK. Apakah itu penggeledahan maupun penyidikan,” tegas Febri Diansyah.

Karena itu, menurut Febri Diansyah, KPK akan kembali memanggil Miryam S Haryani untuk diperiksa sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Pasalnya, pada dua panggilan sebelumnya, Miryam S Haryani mangkir dan tidak memenuhi panggilan.

“Kami akan lihat, apakah masih akan datang atau tidak,” tandas Febri Diansyah.

loading...