Kabid Humas Polda Bengkulu AKBP Sudarno, Aiptu BS belum bisa dihubungi, barangnya tidak dibawa, HP (handphone) dia ada di mobil jadi tidak bisa dihubungi. Dia shock, mau menenangkan diri sendiri.

BENGKULU, harianpijar.com – Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu menyatakan belum bisa melakukan tindakan pemeriksaan apa pun berkaitan dengan kasus salah tembak yang terjadi di Bengkulu. Pasalnya, Aiptu BS yang menembak anaknya sendiri, belum diketahui keberadaannya.

Menurut Kabid Humas Polda Bengkulu AKBP Sudarno, Aiptu BS belum bisa dihubungi. Karena barangnya (handphone-red) tidak dibawa dan ada dimobil. Menurut kabar Aiptu BS shock, mau menenangkan diri.

“Barangnya tidak dibawa, HP (handphone) dia ada di mobil jadi tidak bisa dihubungi. Dia shock, tapi mau menenangkan diri sendiri,” kata AKBP Sudarno saat dihubungi, Rabu 26 April 2017 malam.

Lebih lanjut, ditegaskan AKBP Sudarno, korban BA (14) yang merupakan anak dari Aiptu BS, akan dimakamkan. Karena itu, diharapkan Aiptu BS bisa datang ke pemakaman anaknya.

“Diharapkan bapaknya itu hadir saat pemakaman,” tegas AKBP Sudarno.

Selanjutnya, juga dikatakan AKBP Sudarno, terkait dengan pemeriksaan, dirinya mengaku belum ada yang dilakukan. Hingga saat ini, suasana masih situasi berduka dan pemeriksaan akan dilakukan setelah Aiptu BS diketahui keberadaannya.

“Kita belum ngomongin hukuman karena belum ngomongin pemeriksaan, ibunya masih berduka. setelah dia (Aiptu BS-red) ada nanti diperiksa dan cari tahu kronologi,” kata AKBP Sudarno.

Seperti diberitakan, insiden itu terjadi pada Selasa 25 April 20117 baru lalu di kediaman Aiptu BS di Jalan Sumatera 5, Kelurahan Sukamerindu, Kecamatan Sungai Serut, Kota Bengkulu. Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 04.00 WIB subuh.

Sementara saat itu, Aiptu BS mengira anaknya adalah pencuri. Namun, dengan kondisi yang gelap membuat Aiptu BS tidak bisa memastikan dengan jelas dan akhirnya melepaskan tembakan.

Selanjutnya, diketahui ternyata yang ditembak Aiptu BS adalah anaknya sendiri BA (14). Aiptu BS pun langsung membawa anaknya itu ke RS Bhayangkara Polda Bengkulu untuk dilakukan visum. Saat bersamaan Aiptu BS menyerahkan senjata api kepada Kompol Harry Irawan (Subdit Renata Reskrim Polda Bengkulu) lalu pergi.

Lain itu, Aiptu BS diketahui bertugas sebagai Kanit Provos Polsek Ratu Agung Kota Bengkulu. (elz)

loading...