Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono, penyidik akan mengagenda kembali pemanggilan Rizieq Shihab, istrinya Syarifah Fadlun Yahya dan Firza Husein. Kapan waktunya penyidik yang mengagendakan.

JAKARTA, harianpijar.com – Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya akan memanggil ulang pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, Firza Husein, dan istri Rizieq, Syarifah Fadhlun Yahya.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono, penyidik akan mengagendakan kembali pemanggilan Rizieq Shihab, istrinya Syarifah Fadlun Yahya dan Firza Husein. Kapan waktunya penyidik yang mengagendakan.

“Tentunya penyidik akan mengagendakan kembali, kapan waktunya penyidik yang mengagendakan. Kita tunggu saja, nanti akan kami sampaikan,” kata Kombes Pol Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Selasa 25 April 2017.

Lebih lanjut, ditegaskan Kombes Pol Argo Yuwono, sedianya mereka dimintai keterangan hari ini terkait kasus percakapan pornografi yang menyeret Rizieq Shihab dan Firza Husein. Namun, ketiganya tidak hadir.

Selanjutnya, dikatakan Kombes Pol Argo Yuwono, penyidik memanggil istri Rizieq Shihab Syarifah Fadlun Yahya, untuk mengetahui seberapa sering Firza Husein mengikuti pengajian yang dipimpin Rizieq Shihab. Lain itu, penyidik juga ingin menggali kedekatan suaminya Rizieq Shihab dengan Firza Husein.

“Kita akan tanyakan apakah setiap pengajian ada ibu Firza di situ. Nanti kita tanyakan di penyidikan,” kata Kombes Pol Argo Yuwono.

Sebelumnya diketahui, Polda Metro Jaya menerima Laporan Polisi Nomor: LP/510/I/2017/PMJ/Dit Reskrimsus terkait dugaan penyebaran percakapan berkonten pornografi yang mengatasnamakan Rizieq Shihab dan Firza Husein.

Sementara, pelaporan itu didasarkan Pasal 4 ayat (1) juncto Pasal 29 dan/atau Pasal 32 Undang-Undang 44 Tahun 2008 tentang Pornografi, serta Pasal 27 ayat (1) juncto Pasal 45 ayat (1) UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Laporan berawal ketika screenshot percakapan bermuatan pornografi yang diduga antara pria yang disebut sebagai Rizieq dan seorang perempuan mengatasnamakan Firza, Minggu 29 Januari, beredar. Penyidik Polda Metro Jaya meningkatkan status hukum penyebaran percakapan terlarang itu berdasarkan hasil gelar perkara.

Serangkaian kasus juga membuat Rizieq Shihab bolak-balik menghadapi penyidik, di antaranya soal logo Bank Indonesia pada uang rupiah baru yang menurut Rizieq Shihab terdapat gambar palu-arit (simbol komunis).

Selain itu, Rizieq Shihab juga pernah dilaporkan terkait ucapan bahasa Sunda sampurasun yang diplesetkan menjadi ‘campur racun’. Serta Rizieq Shihab juga dilaporkan terkait ceramahnya yang dianggap melecehkan umat Kristen.

SUMBERMetrotvnews
BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR