Kapolres Lubuk Linggau AKBP Hajat Mabrur Bujangga, anak buahnya itu punya dedikasi tinggi terhadap profesi dan pekerjaannya. Saya sebagai pimpinan tidak menyangka kejadiannya akan seperti ini.

PALEMBANG, harianpijar.com – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Lubuk Linggau AKBP Hajat Mabrur Bujangga mengatakan Brigadir K, tersangka tunggal penembakan mobil penerobos razia di Lubuklinggau, Sumatera Selatan, merupakan polisi yang baik dan berdedikasi tinggi.

Menurut Kapolres Lubuk Linggau AKBP Hajat Mabrur Bujangga, anak buahnya itu punya dedikasi tinggi terhadap profesi dan pekerjaannya.

“Saya sebagai pimpinan tidak menyangka kejadiannya akan seperti ini,” kata AKBP Hajat Mabrur Bujangga, kemarin 22 April 2017.

Selanjutnya, dijelaskan AKBP Hajat Mabrur Bujangga, selain selalu bertugas dengan baik, Brigadir K dikenal orang yang disiplin.

“Tidak ada catatan pelanggaran darinya. Bagus,” jelas AKBP Hajat Mabrur Bujangga.

Lain itu, dikatakan AKBP Hajat Mabrur Bujangga, yang bersangkutan sudah dua tahun lebih bertugas di Satuan Shabara Polres Lubuklinggau. Sebelumnya, Brigadir K dinas di Pagaralam.

Semetara, menurut salah seorang tetangga Brigadir K di wilayah Kelurahan Lubuk Kupang, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II menyebutkan kalau Brigadir K polisi orang yang baik.

“Dia empat bersaudara. Kesehariannya baik, pendiam,” kata warga tersebut.

Lebih lanjut, dikatakan Warga, dirinya sering melihat teman-teman Brigadir K main ke rumahnya. Lain itu, dari istrinya, Brigadir K punya seorang anak.

“Pernah dia sedang makan, lalu ada telepon dari tempat tugasnya, dia langsung berangkat kerja kembali,” tegas tetangga Brigadir K tersebut. Sementara, beberapa waktu belakangan, Brigadir K ditugaskan untuk pengamanan di Bank BCA cabang Lubuk Linggau.

Baca juga:   Terobos Razia Polisi, Brigadir K Tembak Mobil Satu Keluarga Dengan 9 Lubang Peluru di Kendaraan

Sementara diketahui, nama Brigadir K masuk dalam 27 personel yang diikutkan dalam razia di pertigaan Jl Fatmawati, Lubuk Linggau 18 April lalu. Saat itulah, Brigadir K melepaskan sembilan peluru ke arah mobil Sedan jenis Honda City Hitam BG 1488 ON.

Menurut instingnya mungkin mengatakan, kalau mobil yang menerobos razia dan tidak mau berhenti saat diberhentikan itu diduga dikendarai pelaku kejahatan. Namun, tak disangka ada delapan orang, dua diantaranya anak kecil dalam mobil itu. Enam terluka tembak, satu bahkan meninggal karena tembakannya.

Sementara, kemarin Sabtu 22 April 2017 untuk kedua kalinya, AKBP Hajat Mabrur Bujangga mengunjungi rumah almarhumah Surini di Desa Blitar Muka, Rejang Lebong, Bengkulu. Dirinya didampingi Kasatlantas, AKP Sukiman bersama sejumlah anggota lain tiba di rumah duka sekitar pukul 12.30 WIB.

Kedatangannya disambut Kaswan (suami almarhumah Surini) dan keluarganya. Bertepatan dengan waktu salat Zuhur, Kapolres bersama Kaswan dan yang lain melaksanakan salat di musala samping rumah tersebut.

Selanjutnya, kunjungan sekitar satu jam lebih itu penuh makna. Kapolres diangkat menjadi anak oleh Kaswan. “Alhamdulillah. Allah berkehendak lain. Saya diangkat sebagai anak oleh Pak Kaswan,” kata AKBP Hajat Mabrur Bujangga.

Baca juga:   Polda Metro Jaya: Ormas dan Kelompok Tertentu Dilarang Lakukan "Sweeping" Saat Ramadhan

Sementara, dalam obrolan penuh rasa kekeluargaan, AKBP Hajat Mabrur Bujangga menjelaskan kalau kunjungan ke rumah duka merupakan wujud simpati terhadap keluarga yang ditinggalkan.

“Tak hanya sekali, kami akan sering datang. Tiap tahlilan, anggota juga ada yang datang,” kata AKBP Hajat Mabrur Bujangga.

Selain itu, kedatangannya dengan itikad baik dan bukti tanggung jawab sebagai pimpinan. Ditegaskannya, kejadian tersebut sesuatu yang tidak diinginkan. Langkah penertiban internal di Polres Lubuklinggau telah dilakukan.

“Kami sudah melakukan pengecekan senjata, seluruhnya. Anggota yang memiliki senpi, kita cek kelengkapannya,” tegas AKBP Hajat Mabrur Bujangga. Sementara itu, berkas perkara Brigadir K sedang dilengkapi penyidik Polda Sumsel.

Lain itu, AKBP Hajat Mabrur Bujangga, setelah lengkap akan dilimpahkan ke Kejaksaan. “Biar proses hukumnya cepat,” kata Kapolda Sumsel, Irjen Pol Agung Budi Maryoto. Menurut rencana, Rabu 26 April 2017 nanti, bertempat di Mapolda Sumsel, akan digelar rekonstruksi kasus penembakan yang dilakukan Brigadir K.

“Dari rekontruksi akan ketahuan seperti apa kejadiannya,” tandas Kapolda. Sebelumnya, Rabu 19 April 2017, Polres Lubuk Linggau sudah melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP). Mulai dari Jl Fatmawati dan Jl SMB II yang menjadi lokasi penembakan.

 

guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar