Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Agung Budi Maryoto, di kendaraan tersebut ditemukan lubang peluru yang bersumber dari senjata milik Brigadir K, ada sembilan lubang peluru dengan 8 penumpang di dalamnya.

PALEMBANG, harianpijar.com – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan kendaraan jenis Honda City yang ditembak anak buahnya di Kota Lubuklinggau pada Selasa lalu, saat ini sudah ada di Markas Polda Sumatera Selatan di Palembang.

Menurut Irjen Pol Agung Budi Maryoto, di kendaraan tersebut ditemukan lubang peluru yang bersumber dari senjata milik Brigadir K. “Ada sembilan lubang peluru dengan 8 penumpang di dalamnya,” kata Irjen Pol Agung Budi Maryoto, Jumat 21 April 2017.

Sementara diketahui, kendaraan jenis Honda City yang dikemudikan Diki atau Gatot Sundari (30), yang menerobos razia di Jalan Lingkar HM Suharto Kelurahan Simpang Periuk, Kecamatan Selatan II, mengalami kerusakan di beberapa tempat. Menurut pantauan, pada bagian pintu bagasi terdapat 4 lubang peluru.

Baca juga:   Polda Jabar: Selama Ramadhan Ormas Dilarang Lakukan Sweeping

Selain itu, peluru juga menembus satu dari atas lampu rem sebelah kiri dan satu lainnya dari bagian kaca belakang di sebelah kiri. Sementara di bagian jok penumpang setidaknya terdapat tiga lubang peluru yang berasal dari senjata milik Brigadir K.

Sedangkan di bagian luar kendaraan tampak pula penyok dan baret pada bagian pintu penumpang sebelah kanan. Penyok dan baret dalam juga terlihat pada bagian bumper depan. Selain itu, kaca jendela penumpang sebelah kanan dan kaca belakang pecah. Saat ini kendaraan tersebut diparkir di depan gedung Reserse Kriminal Umum dengan sebagian bodi kendaraan ditutupi terpal.

“Satu lubang di antaranya persis mengenai plat nomornya,” kata petugas yang memperlihatkan kendaraan tersebut.

Sementara, menurut Direktur Reskrim Umum Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Prastejo Utomo menjelaskan, penyok, baret, pada bagian pintu penumpang sebelah kanan itu disebabkan oleh gesekan dengan kendaraan patroli polisi yang mencoba menghentikan laju kendaraan. Sedangkan kaca belakang pecah dikarenakan terkena peluru Brigadir K. Sementara untuk kaca jendela yang juga mengalami pecah disebabkan oleh pukulan senjata petugas.

Baca juga:   Irwasum Polri: Terkait Kasus Polisi Tembak Mobil Sekeluarga, Diprediksi Atasan Tidak Lakukan Pengawasan Ketat

Sedangkan, dijelaskan Kombes Pol Prastejo Utomo, seluruh temuan tersebut akan dijadikan barang bukti untuk menjerat pelaku yang saat ini telah menjadi tersangka. “Penyok sebelah kanan karena petugas mencoba memepet kendaraan korban,” jelas Kombes Pol Prastejo Utomo.

Lain itu, kendaraan yang dikemudikan Diki pada saat peritiwa terjadi tengah menuju kediaman kerabat mereka di Musi Rawas. Diki ketika itu membawa 7 penumpang termasuk korban meninggal, Surini, 54 tahun.

guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar