pilkada
Ahmad Ari Masyuhri, secara umum pemungutan suara pada putaran kedua ini relatif lancar, saat ini masih dilakukan proses rekapitulasi suara di beberapa kecamatan. (foto: google images)

JAKARTA, harianpijar.com – Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Jakarta Selatan, Ahmad Ari Masyuhri mengatakan ada 1 kasus di TPS 24 Kramat Pela yang berhasil dicegah adanya kecurangan. Lain itu, seorang warga berhasil dicegah melakukan menggunakan formulir C6 bukan miliknya.

“Ada warga yang mau memakai formulir C6 dengan namanya, petugas di TPS mereka tahu dan mengenali identitas orang tersebut makanya kemudian kita cegah untuk tidak digunakan yang bukan pemiliknya selain yang berhak. Hanya 1 dan sudah ditindak dan ketahuan di TPS 24 Keramat Pela,” kata Ahmad Ari Masyuhri, di kantornya, Jakarta, Jumat 21 April 2017 kemarin.

Lebih lanjut, ditegaskan Ahmad Ari Masyuhri, secara umum pemungutan suara pada putaran kedua ini relatif lancar. Bahkan, saat ini masih dilakukan proses rekapitulasi suara di beberapa kecamatan.

Selain itu, juga menurut Ahmad Ari Masyuhri, pada Pilkada DKI putaran kedua ini, Panwaslu Jakarta Selatan menerima beberapa laporan dan penemuan terkait dugaan kecurangan saat Pilkada. Namun, temuan itu dapat dicegah dan ditindaklanjuti.

“Terkait laporan Panwaslu terima selama putaran kedua, ada 7 laporan dan temuan, di antaranya ada black campaign dan pembagian sembako. Kami sudah bubarkan potensi dugaan pembagian sembako di Kalibata,” kata Ahmad Ari Masyuhri.

Sementara, dijelaskan Ahmad Ari Maasyuhri, ada pemungutan suara ulang di TPS 1 Gambir Jakarta Pusat, TPS 19 Pondok kelapa Jakarta Timur, dan salah satu TPS di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Lain itu, pemungutan suara ulang itu karena menggunakan formulir C6 atau surat pemberitahuan memilih milik orang lain untuk mencoblos. Di tiga TPS itu besok akan digelar pemungutan suara ulang sejak pukul 07.00 -13.00 WIB.

“Sudah direkomendasikan kepada KPU Jakarta untuk dilakukan pemungutan suara ulang besok Sabtu,” tandas Ahmad Ari Masyuhri.

loading...