Kuasa Hukum Ahok I Wayan Sudirta mengatakan, kliennya ingin membuktikan pernyataan saat bertemu warga di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu tidak berniat memusuhi umat Islam.

JAKARTA, harianpijar.com – Rencananya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan menyusun sendiri nota pembelaan (pledoi) atas tuntutan hukuman 1 tahun penjara dengan masa percobaan selama 2 tahun. Lain itu, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dirinya tidak pernah berniat mengeluarkan pernyataan yang bersifat permusuhan.

“Pak Ahok akan bikin sendiri, akan menyampaikan kata hatinya lebih bisa menyentuh perasaan masyarakat dan majelis hakim,” kata salah seorang kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), I Wayan Sudirta di gedung Priamanaya Energy, Jalan Proklamasi, Jakarta, Jumat, 21 April 2017.

Lebih lanjut, I Wayan Sudirta mengatakan, kliennya ingin membuktikan pernyataan saat bertemu warga di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu tidak berniat memusuhi umat Islam.

“Ia (Ahok) ingin membuktikan tidak ada niat buruk unsur kesengajaan dan kalau terbukti Pasal 156 lolos karena niat buruk tidak. Tidak masuk akal, gubernur kok memusuhi umatnya,” kata I Wayan Sudirta.

Seperti diberitakan, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam tuntutan jaksa dikenakan Pasal 156 KUHP mengenai pernyataan perasaan permusuhan, kebencian atau penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia.

SUMBERdetik
BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR