Mimah Susanti. pemunguta suara ulang (PSU) direkomendasikan karena adanya lebih dari satu warga yang menggunakan formulir C6 atau surat pemberitahuan memilih milik orang lain.

JAKARTA, harianpijar.com – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta Mimah Susanti mengatakan, pihaknya merekomendasikan pemungutan suara ulang (PSU) di dua tempat pemungutan suara (TPS) pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

Lain itu, kedua TPS tersebut yaitu TPS 01 Kelurahan Gambir, Jakarta Pusat dan TPS 19 Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

“Kami rekomendasikan kepada KPU itu ada dua TPS, TPS 01 Kelurahan Gambir dan TPS 19 Pondok Kelapa Duren Sawit,” kata Mimah Susanti di Kantor Bawaslu DKI, Sunter Agung, Jakarta Utara, Jumat, 21 April 2017.

Menurut Mimah Susanti, pemungutan suara ulang (PSU) direkomendasikan karena adanya lebih dari satu warga yang menggunakan formulir C6 atau surat pemberitahuan memilih milik orang lain.

Padahal, warga tersebut tidak memiliki hak pilih. “Lebih dari satu pemilih yang tidak terdaftar sebagai pemilih menggunakan suaranya di TPS. Jadi melanggar Pasal 112 huruf e Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 (tentang Pilkada),” kata Mimah Susanti.

Sementara, menurut Ketua Panwaslu Jakarta Timur Sakhroji mengatakan, pemungutan suara ulang (PSU) di TPS 19 Pondok Kelapa dilakukan karena ada dua orang yang menggunakan formulir C6 milik orang lain.

Keduanya berinisial CTI dan CP. “Yang CTI dia punya KTP Jawa Barat, Kabupaten Subang, menggunakan C6 milik Janeth Margaretha,” kata Sakhroji saat dihubungi, Jumat 21 April 2017.

Sedangkan, CP mengaku tinggal di Jakarta Selatan. Namun, dirinya tidak memiliki identitas kependudukan untuk membuktikan bahwa dirinya warga DKI Jakarta yang memiliki hak pilih.

“Karena dua-duanya memberi suaranya menggunakan C6 orang lain dan memang tidak terdaftar dalam DPT, maka kami rekomendasi pemungutan suara ulang (PSU),” tegas Sakhroji.

Sedangkan, Komisioner KPU DKI Jakarta Dahliah Umar sebelumnya mengatakan, KPU telah menerima rekomendasi PSU di TPS 01 Gambir. PSU rencananya dilakukan pada Sabtu 22 April 2017 besok.

“Setelah diverifikasi, dibuktikan bahwa itu memilih, C6-nya bukan milik mereka, maka Panwascam Gambir merekomendasikan pemungutan suara ulang (PSU). Lain itu, pemungutan suara ulang (PSU) akan kami laksanakan Sabtu,” kata Dahliah Umar di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis, 20 April 2017 kemarin.

loading...