Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono, Polisi berencana akan melimpahkan berkas tersebut ke Kejaksaan Tinggi DKI dalam waktu dekat.

JAKARTA, harianpijar.com – Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya, hari ini memperpanjang masa penahanan Sekjen Forum Umat Islam (FUI) dan juga penggagas Aksi 31 Maret 2017 atau 313, Muhammad Al Khaththath, selama 20 hari kedepan.

Lain itu, Polisi menangkap Muhammad Al Khaththath bertepatan dengan hari aksi bela Islam, Jumat, 31 Maret 2017 lalu.

Selain itu, Muhammad Al Khaththath yang merupakan Sekjen Forum Umat Islam (FUI) ini, disangka melakukan permufatan makar dan diduga berniat melengserkan pemerintahaan yang sah.

Diketahui, Muhammad Al Khaththath telah ditahan selama 20 hari di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, kini masa penahanan Muhammad Al Khaththath diperpanjang selama 20 hari ke depan.

“Sudah kita perpanjang masa penahanannya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, 20 April 2017.

Selanjutnya, menurut Kombes Pol Argo Yuwono, masa perpanjangan penahanan berdasarkan subyektifitas penyedik. Karena itu, mengenai perkembangan kasus dugaan permufakatan makar, Polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap delapan saksi, dua di antaranya saksi ahli bahasa, dan saksi ahli pidana.

Sementara, Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon meminta Polisi untuk membebaskan Muhammad Al Khaththath. Lain itu, desakan untuk membebaskan Muhammad Al Khaththath bukan saja datang dari kalangan DPR, tetapi dari berbagai pihak.

Selanjutnya, ditegaskan Fadli Zon, dirinya mengultimatum Polri agar segera membebaskan Muhammad Al Khaththath. Dirinya juga beranggapan, tudingan makar kepada Muhammad Al Khaththath janggal dan tidak berdasar.

Sedangkan, ditegaskan Kombes Pol Argo Yuwono, hukum tidak bisa diintervensi.

“Kalau ada pengajuan penangguhan silakan saja, itu hak mereka. Nanti akan dianalisa penyidik untuk dipenuhi atau tidak,” tegas Kombes Pol Argo Yuwono.

Seperti diberiitakan, Polisi menangkap Muhammad Al Khaththath bersama dengan empat orang lainnya, tepat menjelang aksi 313. Keempat nama itu yakni Zainudin Arsyad, Irwansyah, Dikho Nugraha dan Andre. Zainudin diketahui bagian dari Gerakan Mahasiswa Pelajar Bela Bangsa dan Rakyat (GMPBBR).

Sementara, Irwansyah merupakan Wakil Koordinator lapangan aksi 313. Dikho dan Andre diketahui bagian dari Forum Syuhada Indonesia (FSI). Sedangkan, Muhammad Al Khaththath dan juga penggerak aksi 313 itu ditangkap dengan dugaan permufakatan makar. Mereka kemudian ditahan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

SUMBERTribunnews
BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR