Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan, kasihan masyarakat tertekan dan ketakutan, ada yang bertanya kepada saya, 'Apakah saya harus pergi dari Jakarta', tidak usah saya bilang.

JAKARTA, harianpijar.com – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan mendapat pertanyaan dari seorang warga soal keamanan jelang pemungutan suara Pilkada DKI Jakarta putaran dua 19 April 2017.

Menurut Irjen Pol Mochamad Iriawan, dirinya mengimbau agar tokoh masyarakat dan agama tidak mengeluarkan pernyataan yang bisa mengganggu ketentraman warga Jakarta. Terutama menjelang hari pemungutan suara 19 April 2017.

“Kasihan masyarakat tertekan dan ketakutan, ada yang bertanya kepada saya, ‘Apakah saya harus pergi dari Jakarta’, tidak usah saya bilang,” kata Irjen Pol Mochamad Iriawan di Silang Monas, Jakarta, Senin, 17 April 2017.

Lebih lanjut, ditegaskan Irjen Pol Mochamad Iriawan, dirinya berharap tidak ada provokasi dari semua pihak yang membuat warga cemas dengan kemanan ibukota.

“Karena itu, kita akhiri provokasi dan pernyataan yang membuat masyarakat cemas,” tegas Irjen Pol Mochamad Iriawan.

Selain itu, juga dijelaskan Irjen Pol Mochamad Iriawan, dirinya juga menjamin keamanan warga Jakarta. TNI-Polri akan bekerja sama mewujudkan pelaksanaan pemilihan yang jujur, adil, aman dan damai.

Karena itu, menurut Irjen Pol Mochamad Iriawan, demi merealisasikannya, TNI-Polri mengerahkan puluhan ribu pasukan. “64.523 pasukan yang hadir di sini untuk Jakarta aman dan damai,” kata Irjen Pol Mochamad Iriawan.

Selanjutnya, Irjen Pol Mochamad Iriawan, juga mengatakan, negara mengeluarkan cukup banyak biaya keamanan tidak apa-apa, asal damai. “Karena Pilkada DKI menjadi sorotan nasional, bahkan internasional,” tegas Irjen Pol Mochamad Iriawan.

Sementara, dijelaskan Irjen Pol Mochamad Iriawan, pola pengamanan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) akan diterapkan satu polisi, satu TNI, dan dua perlindungan masyarakat. Ini akan diterapkan di seluruh TPS DKI yang berjumlah 13.034.

“Karena memang kita ingin semua terbebas dari perasaan terintimidasi dan terprovokasi, semua kami jaga,” jelas Irjen Pol Mochamad Iriawan.

Sementara, acara Silahturahmi dan Deklarasi Damai Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta 2017 yang digelar Polda Metro Jaya ini, juga dihadiri calon gubernur DKI Jakarta dengan nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan calon wakil gubernur DKI Jakarta dengan nomor urut tiga Sandiaga Salahudin Uno, Ketua KPU DKI Jakarta Sumarsono, Ketua Bawaslu DKI Jakarta Mimah Susanti, Ketua DPRD DKI Prasetio Edi, Pangdam Jaya Mayor Jenderal Jaswandi dan Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Tony Spontana.

Selain itu, acara ini juga dihadiri lima simpatisan dari pasangan nomor urut satu, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni.

loading...