DI PAW, Ambar Tjahyono Gugat SBY dan Roy Suryo di Pengadilan

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) (Foto:Google)

YOGYAKARTA, harianpijar.com – Mantan anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat dari Dapil Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Ambar Tjahyono, memastikan gugatan hukum yang dilayangkan terhadap Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY); kader Partai Demokrat, Roy Suryo, dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan terus jalan. Lain itu, Ambar Tjahyono keberatan penggantian antar-waktu (PAW) atas dirinya sebagai anggota DPR RI yang digantikan oleh Roy Suryo.

Menurut Ambar Tjahyono, saat dirinya sedang dalam kondisi sakit, partainya memutuskan untuk melakukan PAW, digantikan oleh Roy Suryo yang perolehan suara saat Pemilu legislatif dulu di bawah dirinya.

Lebih lanjut, ditegaskan Ambar Tjahyono, dirinya telah melayangkan gugatannya kepada SBY selaku ketua umum Partai Demokrat ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat atas perbuatan melawan hukum. Bahkan, dirinya juga menggugat Komisi Pemilihan Umum ke PTUN Jakarta.

Baca juga:   Antasari Azhar Minta Hary Tanoe Jujur Kalau Pertemuan Itu Ada

Selanjutnya, Ambar Tjahyono juga menjelaskan, selain menggugat SBY, dirinya juga menggugat Roy Suryo ke PN Sleman DIY.

Sementara, menurut Istri Ambar Tjahyono, Mursupriyani, mengatakan, bahwa proses PAW yang terjadi pada suaminya akan menjadi catatan sejarah yang luar biasa dalam politik di Indonesia, karena baik suaminya selaku anggota DPR RI maupun keluarga tidak pernah diberi tahu sebelumnya.

Lain itu, dikatakan Mursupriyani, meskipun keluarga tidak dendam dan tidak perlu disesali namun proses gugatan di pengadilan akan terus berjalan.

“Mekanisme PAW itu ada dan itu harus dipatuhi untuk mengajarkan pendidikan politik yang baik. Harusnya menunggu keputusan pengadilan, apapun hasilnya. Kedepan kami berpesan jangan ada lagi saling jegal, karena yang membuat kita bisa terpuruk,” kata Mursupriyani saat berpamitan dengan DPD dan PAC Demokrat DIY di Yogyakarta, Minggu, 16 April 2017.

Baca juga:   AHY: Ada Akun Bodong yang Serang Saya Pribadi dan Demokrat Hanya karena Kami Beda Pendapat

Sementara, menurut Sekretaris DPD Partai Demokrat DIY, Sutan Imran, mengaku sedih melihat kenyataan yang terjadi. Karena proses PAW yang dinilai wajar di lembaga parlemen, namun akhirnya bisa berakhir kurang menyenangkan seperti dalam kasus Ambar Tjahyono.

Selanjutnya, Sutan Imran juga menjelaskan, kursi anggota DPR RI dari Fraksi PD dari DIY, sejak awal selalu diwarnai PAW. Roy Suryo pernah di-PAW karena diangkat Menpora, digantikan oleh Ambar Tjahyono. Saat itu PAW berlangsung harmonis dan membahagiakan.

“Berbeda dengan PAW yang terjadi saat ini. Jadi sebenarnya saling PAW antara Pak Roy Suryo dengan Pak Ambar. PAW saat ini menyedihkan, karena di-PAW saat sedang sakit,” kata Sutan Imran.

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar