Ahok: Naikan Gaji RT Setara UMP DKI, RT Harus Kerja Sesuai Standart

Menurut Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), seiring terdapat kenaikan gaji, tanggungjawab ketua RT dipastikan juga bertambah lebih besar.

JAKARTA, harianpijar.com – Calon gubernur DKI Jakarta dengan nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berencana menaikkan gaji ketua RT setara dengan upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta. Lain itu, para ketua RT harus bekerja sesuai dengan standar tertentu.

Menurut Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), kita naikkan sesuai UMP DKI, diminta para Ketua RT harus kerja sesuai standart tertenu.

“Kita mau naikkan (setara UMP) setelah ada Key Performance Index (KPI),” kata Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Markas Slank, Jakarta, Kamis, 13 April 2017 kemarin.

Baca juga:   Miliki Kecerdasan dan Tidak Mudah Terhasut, Warga Kampung Beting Percaya Ahok Tak Bersalah

Lebih lanjut, ditegaskan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), seiring terdapat kenaikan gaji, tanggungjawab ketua RT dipastikan juga bertambah lebih besar. Dirinya berharap ketua RT dapat lebih memerhatikan kondisi warganya dengan seksama.

“Ketua RT harus bisa jadi pemerhati warga sekitarnya seperti lansia, jumantik, sampai ibu PKK,” tegas Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Baca juga:   Ahok: Tidak Bermaksud Kampanye Diputaran Kedua, Aku Cuma Cek Kerjaan Saja Mumpung Cuti

Sedangkan diketahui, UMP DKI berjumlah sekitar Rp3,3 juta per bulan. Sementara, untuk RT sempat diberikan sekitar Rp10 ribu per laporan yang masuk di aplikasi Qlue.

Namun, dikatakan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di tengah jalan sistem ini berubah ke depan masih akan mengkaji kebijakan baru ini. Salah satunya dengan sertifikasi ketua RT.

“Supaya nanti semuanya punya keahlian bahkan sampai PHL sekalipun,” tandas mantan Bupati Belitung Timur itu.

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar