Tim Pemenangan Ahok-Djarot: Ikut Debat Pamungkas Pilkada DKI, Tidak Ada Persiapan Khusus

Jurubicara tim pemenangan pasangan Ahok-Djarot, Raja Juli Antoni mengatakan, tidak ada persiapan khusus, atau latihan, sebagai calon inkumben Ahok-Djarot mengerti detail soal program dan pembangunan Jakarta.

JAKARTA, harianpijar.com – Calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta dengan nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) – Djarot Saiful Hidayat akan mengikuti debat kandidat yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, Rabu 12 April 2017 malam ini

Menurut jurubicara tim pemenangan pasangan Ahok-Djarot, Raja Juli Antoni mengatakan, tidak ada persiapan khusus, atau latihan. Lain itu, sebagai calon inkumben Ahok-Djarot mengerti detail soal program dan pembangunan Jakarta.

“Paling mereka duduk bareng untuk merapikan dan menyamakan debat. Enggak ada persiapan khusus,” kata Raja Juli Antoni saat dikonfirmasi wartawan pagi ini.

Lebih lanjut, dijelaskan Raja Juli Antoni, jika tidak ada pembagian khusus saat nantinya debat berjalan. Semua dilakukan mengacu pada program yang ada.

Baca juga:   Hasil Pemilu 2019, Pengamat: Penolakan Prabowo Tidak Akan Berdampak Apa Pun

“Enggak ada pembagian khusus. Ahok mempertajam program yang selama ini sudah dilakukan dan perbaikan. Djarot nanti menambahkan yang kurang-kurang,” jelas Raja Juli Antoni.

Sementara, Ketua KPU DKI Sumarno mengatakan, akan ada kelompok masyarakat yang diundang pada debat hari ini, 12 April 2107 di Hotel Bidakara. Lain itu, mereka yang diundang sudah diseleksi, disaring, dari sisi netralitasnya.

Selanjutnya, menurut Sumarno, nantinya mereka akan dihadirkan dalam debat. Kemudian menyampaikan pertanyaan langsung kepada calon gubernur dan calon wakil gubernur.

“Jadi nanti ada tiga bagian. Pertama komunitas masyarakat yang bertanya, kemudian pertanyaan dari panelis tentang program-program yang sudah disampaikan semacam studi kasus, kemudian tektok antarpasangan calon.

Baca juga:   Jelang Pilkada DKI, Kapolda Metro Jaya Terima Laporan Intimidasi

Pertama adalah calon wakil gubernur, mereka saling bertanya dan saling berdebat antar calon wakil gubernur, dan kemudian berikutnya calon gubernur. Yang terakhir itu closing statement yang disampaikan calon gubernur tentang ajakan mewujudkan pilkada yang damai,” kata Sumarno.

Selain itu, dijelaskan Sumarno, debat putaran kedua ini akan disiarkan secara langsung oleh sejumlah stasiun televisi dengan durasi 120 menit untuk acara dan 30 menit untuk iklan. Debat akan diselenggarakan di Hotel Bidakara, Jakarta.

Diketahui, moderator yang akan memandu jalannya debat yakni presenter Ira Koesno. Dirinya merupakan moderator debat perdana pada putaran pertama Pilkada DKI Jakarta 2017.

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar