Keith-Baker
Keith Baker (61), dihukum penjara selama 15 tahun. (foto: Cascade News)

harianpijar.com – Mantan perwira Salvation Army, Keith Baker (61), dihukum penjara selama 15 tahun atas tindak kekerasan seksual serta menyekap korbannya yang menderita gangguan mental selama delapan tahun dalam sebuah ruangan tanpa lampu, karpet, seprei atau tirai di rumahnya yang terletak di Craigavon, Co Armagh pada tahun 2012.

Sedangkan untuk sang istri, Caroline Baker (54), ia dipenjara selama tiga tahun. Tak hanya itu, Keith Baker beserta istri juga banyak memfilmkan tindak kekerasan seksual yang dilakukannya untuk tujuan kepuasan seksual sendiri.

Seperti dilansir Mirror, saat diselamatkan oleh polisi pada tahun 2012, kondisi korban yang menderita gangguan mental itu begitu kurus, dan hanya memiliki satu gigi kiri.

Hakim Patrick Lynch QC menggambarkan sosok Keith Baker sebagai monster seksual yang menyalahgunakan istrinya sebagai ‘pion yang mematuhi perintahnya.’

Baca juga:   TKW Indonesia Diperkosa Lima Kali Seminggu di Taiwan

Dalam persidangan pada bulan lalu, Keith dan Caroline Baker mengaku bersalah atas berbagai dakwaan termasuk pemaksaan aktivitas seksual terhadap seorang perempuan yang menderita gangguan mental.

Keith Baker juga didakwa melakukan perkosaan dan serangan tidak senonoh. Caroline Baker didakwa membantu dan bersekongkol dalam pemerkosaan dan kejahatan seksual lainnya termasuk serangan tidak senonoh.

“Tidak mudah untuk memahami hal ini bagaimana orang-orang ini telah kehilangan kompas moral sebegitu rupa, sehingga bisa menjadikan seorang individu yang jelas menderita gangguan mental serius, sebagai sasaran penganiayaan seksual dan merampas martabatnya yang paling dasar dari standar hidup,” kata Hakim.

Baca juga:   TKW Indonesia Diperkosa Lima Kali Seminggu di Taiwan

Kepala Detektif Inspektur George Clarke mengatakan hak asasi manusia korban telah dicuri dan itu digambarkan sebagai sesuatu yang sangat jahat.

“hak asasi manusianya dicuri darinya oleh orang-orang yang hanya dapat digambarkan sebagai sesuatu yang jahat,” kata Inspektur George Clarke.

Sementara itu, korban dilaporkan hilang di Cambridge, Inggris pada tahun 2004 dan ditemukan oleh polisi di Irlandia Utara setelah mendapatkan laporan dari seorang perempuan bernama Mandy Highfield.

Seperti dikutip dari bbc, Mandy Highfield juga hidup dengan Keith Baker, dan merupakan ibu dari empat anak Baker.

Keith Baker dibesarkan di Guernsey dan menghabiskan sebagian besar hidupnya di Kent. Dia bertemu istrinya, Caroline Baker, ketika mereka berdua bekerja untuk Salvation Army.

Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of