Sekjen Kemendagri Yuswandi Tumenggung, birokrat tidak profesional itu kita akui, tetapi tentu dalam waktu bersamaan kita harus sadar, keterbatasan itu harus ditutup dengan pengembangan kapasitas.

JAKARTA, harianpijar.com – Kementerian Dalam Negeri terus berkomitmen meningkatkan kapasitas seluruh aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai pemerintah dalam memberi pelayanan publik.

Menurut Sekjen Kemendagri Yuswandi Tumenggung, program pendidikan dan pelatihan diagendakan terutama untuk pejabat birokrat yang dinilai belum profesional.

“Birokrat tidak profesional itu kita akui, tetapi tentu dalam waktu bersamaan kita harus sadar, keterbatasan itu harus ditutup dengan pengembangan kapasitas,” kata Yuswandi Tumenggung di kantor Badan Pengembangan (BP) SDM Kemendagri, di Jakarta, Kamis 30 Maret 2017 kemarin.

Lebih lanjut, ditegaskan, Yuswandi Tumenggung, Kemendagri sadar bahwa publik mempunyai tuntutan besar terhadap ASN, terlebih bagi para pegawai di daerah. Karena, ASN daerah adalah muara dari seluruh sektor yang bekerja di tingkat nasional. Terkait hal tersebut, diperlukan sinergi matang antar BPSDM di semua unit.

Sementara, juga dijelaskan Yuswandi Tumenggung, Kemendagri mengadakan rapat koordinasi nasional dengan seluruh BPSDM demi membangun sinergi pada 30-31 Maret 2017 di BPSDM Kemendagri.

Selain itu, menurut Yuswandi Tumenggung, Rakornas ini diikuti sekitar 600 peserta dari 37 kementerian/lembaga, 34 provinsi, dan 225 kabupaten/kota hadir untuk ikut diskusi dan koordinasi. Sedangkan, pada Jumat 31 Maret 2017 hari ini, Mendagri Tjahjo Kumolo akan meresmikan gedung Revolusi Mental Centre.

SUMBERMetrotvnews.com
BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR