Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), intens berinterkasi dengan Cak Nur, saat itu Cak Nur sering menjadi pembicara di Universitas Prasetiya Mulya, tempatnya menimba ilmu.

JAKARTA, harianpijar.com – Pemikiran cendikiawan muslim Nurcholish Madjid yang terkenal adalah ‘Islam Yes, Partai Islam No’, pemikiran ini melekat pada ingatan calon Gubernur DKI Jakarta dengan nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Hal ini diungkapkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat bertandang ke kediaman Omi Komariah Madjid, istri Nurcholish Madjid, di Jalan Johari I, Kebayoran Lama, Jakarta, Kamis 23 Maret 2017.

Menurut Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), intens berinterkasi dengan Cak Nur. Menurutnya, saat itu Cak Nur sering menjadi pembicara di Universitas Prasetiya Mulya, tempatnya menimba ilmu.

“Makanya konsep Cak Nur saya tau sekali. Salah satu ya pengen nilai-nilai agama Islam itu ada di kita tanpa perlu membentuk partai. Dulu ya, saya kuliah di Prasetiya Mulya hampir tiap sebulan sekali (Cak Nur) diundang jadi pembicara. Kan saya kuliah S2,” kata Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Sementara, kedatangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ke kediaman Omi Komariah Madjid dilakukan di sela-sela kegiatan kampanye. Seperti di ketahui, Cak Nur merupakan Rektor Universitas Paramadina hingga 2005.

Sedangkan, calon gubernur dengan nomor urut tiga, Anies Baswedan juga merupakan Rektor Universitas Paramadina 2007-2015.

Saat ditanya mengenai kemungkinan bertemu juga dengan Anies, Omi Komariah Madjid mengaku tidak tahu. Lantaran, saat ini dirinya tidak pernah berkomunikasi dengan Anies.

“Oh saya nggak tau, soalnya saya sudah lama gak di Paramadina. Saya bukan pengurus Paramadina,” kata Omi Komariah Madjid.

Sementara, kepada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Omi menghadiahkan empat jilid buku berjudul ‘Ensiklopedi Nurcholish Madjid’. Buku ini berisi pemikiran-pemikiran mantan Wakil Ketua Dewan Penasihat Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia itu.

SUMBERPoskotanews.com
BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR