Presiden-Jokowi
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (foto: ksp.go.id)

JAKARTA, harianpijar.com – Pemerintah Republik Indonesia mengecam serangan yang terjadi di Ibu Kota Inggris, London, pada Rabu, 22 Maret 2017 waktu setempat.

“Indonesia mengutuk keras tindakan terorisme, dalam segala bentuk dan manisfestasinya,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, Kamis.

Seperti dilansir ANTARANews, menurut siaran pers Biro Pers, Media dan Informasi Setpres yang diterima, Presiden Jokowi mengajak dunia internasional bersatu dalam memerangi ancaman terorisme. Ia juga menyampaikan duka cita yang mendalam kepada rakyat dan pemerintah Inggris, khususnya bagi para korban.

“Indonesia kembali menyerukan kerja sama secara besar-besaran antar negara dalam hal memerangi terorisme,” tegas Presiden Jokowi.

Sementara itu, Presiden Jokowi juga menyatakan tidak ada keterangan Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dari insiden penyerangan tersebut. Walau demikian, pemerintah akan terus berkoordinasi mengenai kondisi keamanan WNI di Inggris.

Kedutaan Besar RI di London juga mengimbau kepada WNI agar dapat mengikuti anjuran pihak Kepolisian Inggris untuk menghindari sejumlah kawasan di Kota London.

Seperti sebelumnya, serangan yang terjadi di sekitar gedung parlemen pada Rabu, 22 Maret 2017 itu menyebabkan puluhan orang terluka serta empat orang tewas.

Tak hanya itu, terdapat satu kendaraan yang menabrak para pejalan kaki di sekitar gedung parlemen Inggris dan seorang polisi ditusuk oleh pelaku.

Selanjutnya, Polisi yang bersiaga kemudian menembak pelaku saat berusaha masuk ke halaman House of Parliament.

loading...