Djarot Saiful Hidayat, saat ini kasus yang diduga melibatkan calon wakil gubernur dengan nomor urut tiga ini tengah diselidiki jajaran Polda Metro Jaya.

JAKARTA, harianpijar.com – Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta dengan nomor urut dua Djarot Saiful Hidayat meminta pendukungnya untuk tetap tenang menghadapi setiap bentuk ancaman dan intimidasi jelang pilkada putaran kedua. Lain itu, juga ingatkan pendukungnya bahwa Indonesia sebagai negara majemuk menghormati setiap perbedaan.

Menurut Djarot Saiful Hidayat, bahwa agama yang dianutnya mengusung toleransi yang tinggi. “Islam itu penuh kasih sayang rahmatan lil alamin. Islam itu mengajak bukan mengejek,” kata Djarot Saiful Hidayat saat memberikan sambutan pada pengajian bulanan Majelis Taklim An Nisaa di Jalan Kramat Lontar, Senen, Jakarta Pusat, Senin 20 Maret 2017.

Lebih lanjut, ditegaskan Djarot Saiful Hidayat, Islam juga tidak mengajarkan caci maki. “Islam itu merangkul, bukan memukul. Islam itu mengasihi, menyayangi bukan mencaci maki,” tegas Djarot Saiful Hidayat.

Sementara, tidak jauh dari lokasi pengajian, ada aksi penolakan warga terhadap kehadiran Djarot Saiful Hidayat. Karena, dirinya menjadi pendamping Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang kini menjadi terdakwa penodaan agama.

Bahkan sebelumnya, warga setempat mengaku diintimidasi oleh aktivis Front Pembela Islam (FPI). Aktivis FPI yang datang pada Minggu 19 Matrtet 2017 malam meminta warga setempat membatalkan kegiatan pengajian yang akan dihadiri Djarot Saiful Hidayat itu.

loading...