Brigjen Pol Rikwanto, korban Firmansyah merupakan sindikat narkoba jaringan Pontianak-Jakarta.

JAKARTA, harianpijar.com – Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya bersama Kepolisian Resor (Polres) Metro Jakarta Barat, pada Jumat, 18 Maret 2017 berhasil menggagalkan peredaran narkoba. Lain itu, satu dari lima sindikat narkoba tewas ditembak petugas.

Menurut Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rikwanto, pelaku bernama Firmansyah alias Obas awalnya dicegat petugas di Jalan Malaka II, Tambora, Jakarta Barat. Namun, pelaku Firmansyah, mencoba mengambil senjata api yang disimpan di jok depan sebelah kiri.

“Maka dilakukan tindakan tegas terukur terhadap Firmansyah oleh Bripka Ardi Lesmana. Tersangka tertembak dibagian dada dan meninggal dunia saat dalam perjalanan ke RS Polri Kramat Jati,” kata Brigjen Pol Rikwanto dalam keterangan resminya, Sabtu 18 Maret 2017.

Lebih lanjut, ditegaskan Brigjen Pol Rikwanto, awalnya rekan Firmansyah bernama Agus Setiawan alias Capung lebih dulu ditangkap di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, pada Kamis 16 Maret 2017 lalu. Lain itu, Firmansyah merupakan sindikat narkoba jaringan Pontianak-Jakarta.

“Dia bawa narkoba itu dari Pontianak. Saat kami amankan, ada tiga bungkus sabu-sabu seberat 3 kg,” tegas Brigjen Pol Rikwanto.

Sementara, menurut Brigjen Pol Rikwanto, setelah menangkap Agus Setiawan, ada lima pelaku lainnya termasuk Firmansyah yang ditangkap. Kelima tersangka itu adalah Iswadi, Suprianto, Firman, Faizal, dan Firmansyah alias Obas.

SUMBERjpnn.com
BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR