Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dirinya hanya memanfaatkan untuk mendapat retribusi tambahan dari pengembang untuk pembiayaan pembangunan Jakarta.

JAKARTA, harianpijar.com – Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) hanya biasa-biasa saja menanggapi putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta, yang mengabulkan gugatan nelayan Teluk Jakarta dan Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta (KSTJ) mengenai pembatalan izin pelaksanaan reklamasi Pulau F, I dan K.

Menurut Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), reklamasi Teluk Jakarta bukan program kerjanya sebagai gubernur. Izin reklamasi juga tidak dirinya yang mengeluarkan. Namun, dirinya hanya memanfaatkan untuk mendapat retribusi tambahan dari pengembang untuk pembiayaan pembangunan Jakarta.

“Dari dulu rekalamsi kan bukan izin saya yang kasih kan. Cuma saya memanfaatkan izin reklamasi yang sudah keluar supaya ada kontribusi tambahan untuk pembangunan. Kalau gak jadi, dari dulu itu bukan ide saya, bukan program saya. Saya gak pernah berpirkir. Kalau ada ya saya manfaatkan untuk membangun DKI,” kata Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Jalan Talang, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat 17 Maret 2017.

Sementara, Gubernur nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) enggan menanggapi keputusan PTUN yang membatalkan izin pelaksana pulau F, I, dan K. Mantan Bupati Belitung Timur itu menilai Pemprov DKI akan ajukan banding terhadap putusan itu.

“Kamu tanya Plt, biasanya pasti banding,” tandas Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

SUMBERPoskotanews.com
BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR