Jurubicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah, saya kira nama yang tidak terlibat dengan kasus ini tidak perlu resah.

JAKARTA, harianpijar.com – ‎Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah terus melemparkan ketikan tegas ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait korupsi e-KTP.

Ketikan tegas tersebut mulai dari usulan hak angket hingga meminta Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo mundur sebagai pimpinan KPK karena dinilai ada konflik kepentingan.

Selain itu, Fahri Hamzah belum lama ini juga meminta dan menantang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengungkap 14 nama anggota DPR yang sudah mengembalikan uang panas proyek e-KTP ke KPK.

Sementara, menurut jurubicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah, dalam menanggapi komentar-komentar Fahri Hamzah, tidak banyak memberika berkomentar.

“Saya kira nama yang tidak terlibat dengan kasus ini tidak perlu resah,” kata Febri Diansyah, Jumat 17 Maret 2017 pagi.

Lebih lanjut, ditegaskan Febri Diansyah, untuk 14 nama anggota DPR yang sudah mengembalikan uang ke KPK, pihaknya tidak mengumumkan karena adanya beragam pertimbangan.

“14 nama tidak kami umunkan dengan berbagai pertimbangan.‎ Mulai dari aspek perlindungan saksi dan lainnya,” tegas Febri  Diansyah.

Lain itu, Febri Diansyah juga menambahkan, terkecuali apabila pihak itu adalah tersangka dan sudah mengajukan justice collaborator (JC), pasti identitas mereka akan terungkap.

Seperti dua terdakwa di kasus e-KTP yakni Irman dan Sugiharto yang telah mengembalikan uang panas ke penyidik KPK dan mengajukan ‎JC untuk meringankan hukuman dengan syarat mau membantu KPK membongkar kasus megakorupsi itu.

SUMBERTribunnews.com
BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR