JAKARTA, harianpijar.com – Pengurus Masjid Darussalam, Pondok Pinang, Jakarta Selatan, membantah adanya pemberitaan yang beredar mereka menolak menyalatkan orang-orang tertentu. Lain itu, beredarnya informasi di media sosial dianggap upaya kampanye hitam yang memojokkan pengurus masjid.

Menurut Sekretaris Masjid Darussalam Firman, mengatakan, berita-berita itu hanya sepihak dan tidak utuh. Menurutnya, memang ada surat keputusan ditandatangani pengurus masjid dan RT yang menyebutkan, bagi siapa yang mendukung gubernur non muslim tidak akan disalatkan di masjid.

“Tapi saat almarhumah ibu Siti Rohaniah meninggal, surat itu kami pertimbangkan,” kata Firman, Selasa 14 Maret 2017.

Lebih lanjut, ditegaskan Firman, dengan pertimbangan itu pihak masjid tetap menyalatkan almarhumah seperti warga lainnya. Bahkan, pihak masjid juga menyiapkan kain kafan dan ambulan. “Saat menyalatkan almarhumah, pihak masjid juga menyiapkan imam,” tegas Firman.

Selanjutnya, Firman juga menjelaskan, dari semua yang beredar itu semua adalah kampanye hitam. Pasalnya, menjelang hari pencoblosan ini, berbagai macam cara dilakukan untuk menghancurkan apa yang sudah disiapkan warga.

Sementara, saat ini pihaknya juga sudah menyiapkan surat pernyataan dari keluarga. Menurut, dalam surat itu pihak keluarga membuat keterangan bahwa mereka mendapat fasilitas yang sama dengan warga lainnya.

“Jadi apa yang disampaikan di medsos banyak hal yang tidak utuh informasinya,” tandas Firman.

SUMBERPoskotanews.com
BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR