Tontowi-Ahmad-Liliyana-Natsir
Langkah pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, akhirnya harus terhenti pada perempat final di All England Open 2017. (foto: PBSI/badmintonindonesia.org)

harianpijar.com – Langkah pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, akhirnya harus terhenti pada perempat final di All England Open 2017. Mereka kalah dengan permainan tiga game dari duo Adcock, Chris Adcock/Gabrielle Adcock dengan skor 21-16, 19-21 dan 12-21.

Tontowi/Liliyana mengawali permainan di game pertama dengan penampilan yang cukup meyakinkan. Masuk game kedua, keadaan berbalik. Tontowi/Liliyana justru harus terus berada di bawah bayang-bayang duo Adcock.

“Game kedua sayang sekali kami tidak bisa ambil padahal sudah unggul 19-17. Harusnya saya main panjang-panjang, tapi saya malah main halus, jadinya ketebak sama lawan. Empat poin saya yang bikin mati. Itu cukup berpengaruh dalam permainan kami berikutnya,” kata Tontowi seperti dipantau harianpijar.com dari laman resmi PBSI, Sabtu.

“Kuncinya memang ada di game kedua. Karena setelah ketinggalan dan balik mengejar, permainan kami sebenarnya sudah balik enak di lapangan. Di situ empat poin beruntun berpengaruh sekali buat kami,” tambah Liliyana.

Pada game penentu di game ketiga, pasangan Indonesia ini hanya bisa unggul di poin awal saja. Mereka mengaku tak bisa mengembangkan permainannya, meski sudah berusaha.

“Di game ketiga kami nggak mau lengah dan kalah begitu saja. Kami tetap mencoba bangkit. Tapi lawan sudah lebih in dan percaya diri. Jadi berapa kali kami mencoba, tetap tertekan terus, nggak bisa keluar dari permainan lawan,” kata Liliyana menjelaskan.

“Game ketiga mereka sudah lebih percaya diri. Dan kami juga mainnya lambat,” tambah Tontowi.

Kekalahan Tontowi/Liliyana pada perempat final, menyamai pencapaian mereka tahun lalu di ajang yang sama. Pada All England 2016, Tontowi/Liliyana juga dikalahkan duo Adcock di babak delapan besar.

“Nggak ada pengaruhnya penampilan kami hari ini dengan hasil tahun lalu. Toh dua pertemuan terakhir juga kami bisa menang. Cuma karena kesalahan di game kedua, jadinya kami balik tertekan,” kata Liliyana.

loading...