Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Suyatno, saat dilakukan operasi itu petugas menemukan berbagai macam botol yang mau dijadikan bom molotov serta 10 unit senjata tajam serta tiga karung berisi bongkahan genteng yang dipakai saat tawuran beberapa hari lalu.

JAKARTA, harianpijar.com – Kepolisian Resor (Polres) Metro Jakarta Pusat pada Jumat 10 Maret 2017 malam, melakukan razia pasca terjadinya tawuran di Jalan Manggarai, Jakarta Selatan dan Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat.

Menurut Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Suyatno, razia yang melibatkan ratusan personil polisi ini langsung dibawa kendali Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Dwiyono.

“Kekuatan personil 379 anggota polisi dari delapan polsek, razia diken‎dalikan Kasat Reskrim AKBP Tahan Marpaung,” kata Kompol Suyatno.

Lebih lanjut, ditegaskan Kompol Suyatno, ratusan anggota yang dilibatkan segera melakukan penyisiran dengan target operasi (TO) yang telah ditentukan, di Jalan Tambak dan sekitarnya. Sementara, saat dilakukan operasi itu petugas menemukan berbagai macam botol yang mau dijadikan bom molotov serta 10 unit senjata tajam serta tiga karung berisi bongkahan genteng yang dipakai saat tawuran beberapa hari lalu.

Selain itu, Kompol Suyatno juga menjelaskan, berdasarkan amanah Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Dwiyono, pihaknya melakukan razia sesuai dengan protap, kalau tetap mau tawuran pihaknya tidak segan-segan melakukan tindakan tegas untuk tidak tawuran lagi. “Ibu-ibu yang sempat shok dengan peristiwa tiga hari lalu kini sudah mulai memberanikan diri untuk keluar rumah,” jelas Kompol Suyatno.

Lain itu, Kapolres Jakarta Pusat Kombes Dwiyono, juga mengimbau pada warga khususnya di Jalan Tambak untuk tidak melakukan aksi tawuran. karena pihaknya terus akan melakukan tindakan tegas dan penegakan hukum. Kepolisian juga akan terus menerus untuk melakukan razia dikedua wilayah yang dijadikan basis tawuran itu.

loading...